Mabuk dan Gigit Polwan, Wanita Asal Selandia Baru Ini Dipenjara di Singapura

Kompas.com - 16/10/2019, 20:04 WIB
Ilustrasi pengadilan. ThinkstockIlustrasi pengadilan.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Seorang wanita asal Selandia Baru telah dijatuhi hukuman penjara selama 26 minggu setelah dinyatakan bersalah usai melukai seorang pelayan publik.

Insiden yang melibatkan wanita bernama Katie Christina Rakich itu terjadi pada Juni lalu, saat dia baru tiba di Singapura.

Menurut dokumen pengadilan, saat itu sudah malam hari dengan Rakich dalam kondisi mabuk usai makan malam dengan adik perempuan dan pasangannya.

Rakich, yang berusia 27 tahun, dilaporkan mabuk usai minum bir dan sedang berjalan menuju bar lain untuk melanjutkan minum-minum dengan adiknya.

Baca juga: Singapura Jadi Negara Pertama yang Larang Iklan Minuman Manis

Mereka kemudian kembali ke apartemen milik adik perempuannya pada dini hari.

Namun Rakich mendadak menjadi hilang kendali dan mulai membuat gaduh serta berteriak-teriak.

Tingkah wanita yang tengah mabuk itu pun mulai tidak terkendali dan menyebabkan kekacauan, memaksa adiknya, yang bekerja sebagai guru di Singapura, untuk memanggil polisi.

Rakich pun ditahan dan digiring ke kantor polisi. Namun saat tiba di kantor polisi dan hendak dibawa keluar dari mobil polisi, Rakich mengamuk dan menggigit lengan kiri seorang polisi wanita yang mendampinginya.

Baca juga: Bersitegang dengan Perempuan, Seorang Pria Gigit Anjing Polisi

"Gigitan itu sangat kuat hingga menyebabkan korban merasa sangat kesakitan," kata jaksa penuntut Benedict Teong, di hadapan pengadilan.

Jaksa menambahkan bahwa Rakich baru melepaskan gigitannya dari lengan polwan itu setelah mendapat bantuan dari petugas polisi lainnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X