Diberikan Antibiotik Alih-alih Obat Pengurang Tekanan Otak, Bocah 5 Tahun Meninggal

Kompas.com - 16/10/2019, 16:31 WIB
Inilah pengobatan yang diberikan kepada bocah lima tahun di Yixing, China. Bocah bernama Zhu Chenyi mendapat antibiotik alih-alih obat untuk mengurangi tekanan di otak yang menyebabkan dia meninggal September lalu. Handout via SCMPInilah pengobatan yang diberikan kepada bocah lima tahun di Yixing, China. Bocah bernama Zhu Chenyi mendapat antibiotik alih-alih obat untuk mengurangi tekanan di otak yang menyebabkan dia meninggal September lalu.

YIXING, KOMPAS.com - Seorang bocah lima tahun di kawasan timur China meninggal setelah diberikan obat yang salah oleh perawat pada September lalu.

Zhu Chenyi segera dilarikan ke Rumah Sakit Rakyat Yixing di Yixing, Provinsi Jiangsu, dengan keluhan demam tinggi pada bulan lalu.

Baca juga: Cegah Antraks Meluas, Ratusan Hewan Ternak Disuntik Antibiotik

Dilansir Thepaper.cn via SCMP Selasa (15/10/2019), berdasarkan pemeriksaan, Zhu didagnosa terkena virus encephalitis dengan gejala psikotik.

Alih-alih memberikan obat untuk mengurangi tekanan di otak, perawat di sana malah memberikannya antibiotik pada 8 September.

Dokter segera memerintahkan pemeriksaan CAT begitu melihat bocah lima tahun itu tak nyaman. Namun saat itu, tidak ditemukan adanya keanehan.

Rumah sakit kemudian bermaksud mengirimkannya ke rumah sakit anak yang berafiliasi dengan Universitas Suzhou pada siang hari waktu setempat.

Namun di tengah jalan, bocah itu tiba-tiba terkena serangan jantung. Meski ayahnya berhasil membawanya ke rumah sakit terdekat, dia dinyatakan meninggal malamnya.

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan Komisi Kesehatan Yixing, diketahui dua perawat yang bertugas tak menjalani prosedur dengan benar.

Sebagai konsekuensinya, dua perawat itu dipecat. Sementara staf rumah sakit lain bakal menerima hukuman setelah investigasi seluruhnya dilakukan.

Komisi kesehatan setempat menekankan kepada rumah sakit di seluruh kota untuk memperbarui prosedur pengobatan, dan perlunya verifikasi berulang.

Adapun pihak rumah sakit dan keluarga Zhu dilaporkan sudah mencapai kesepakatan seusia tragedi itu, tanpa dijabarkan lebih lanjut.

Dilaporkan komisi kesehatan Yixing menuturkan, keluarga itu bisa mengajukan gugatan malpraktik jika mereka tidak puas dengan tawaran rumah sakit.

Berdasarkan laporan yang berkembang, rumah sakit bersikukuh mereka hanya "bertanggung jawab kecil" atas kematian Zhu. Namun keluarga tak setuju.

Baca juga: 5 Fakta Ancaman Antraks di Gunungkidul, Ternak Diisolasi hingga Disuntik Antibiotik

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X