Dapat Ejekan dari Oposisi, Pemimpin Hong Kong Batal Sampaikan "Pidato Kenegaraan"

Kompas.com - 16/10/2019, 13:27 WIB
Pemimpin Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam. AFP / ANTHONY WALLACEPemimpin Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam.

HONG KONG, KOMPAS.com - Pemimpin Hong Kong Carrie Lam meninggalkan " pidato kenegaraan" yang hendak dia sampaikan setelah diejek oleh politisi oposisi.

Seharusnya, agenda pidato itu bisa dimanfaatkan Lam untuk merebut simpati dan dukungan publik setelah demonstrasi dalam empat bulan terakhir.

Namun, acara "pidato kenegaraan" itu malah menimbulkan polarisasi yang semakin intens di kalangan politisi salah satu pusat finansial dunia itu.

Baca juga: Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Dilansir AFP Rabu (16/10/2019), Lam berusaha membuka sidang dengan menyampaikan pidato setelah tiga bulan tersegel akibat demonstrasi.

Namun politisi oposisi pro-demokrasi Hong Kong yang merupakan kalangan minoritas di Dewan Legislatif terus meneriakkan ejekan.

Bahkan salah satunya mengeluarkan proyektor saku, dan memutarkan slogan protes di belakang Lam, dan kemudian mengenakan topeng wajah Presiden China, Xi Jinping.

Setelah mencoba kembali dan gagal, Lam meninggalkan gedung, dengan kantornya mengumumkan dia akan merekam pidato yang bakal diputar di sidang.

Ini adalah pertama kalinya seorang pemimpin Hong Kong tidak bisa menyampaikan "pidato kenegaraan" sejak tradisi itu dimulai 1948 silam.

Kekacauan di ruang sidang terjadi setelah demonstrasi menyusul semakin terkikisnya kebebasan dan meningkatnya standar hidup sejak dikuasai China.

Fakta ini merupakan tekanan berat bagi Lam yang hanya mencatat tingkat dukungan rendah, untuk menelurkan kebijakan yang meredam krisis.

Salinan kebijakan yang dilihat AFP memperlihatkan Lam bakal fokus pada kekurangan perumahan dan tanah di kota yang dikenal pasar properti paling terjangkau dunia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Setelah Menembak Mati 6 Keluarganya, Pria di Jerman Menelepon Ambulans

Internasional
12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

12 Negara di Dunia Positif Terjangkit Virus Corona

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Alasan Pangeran Harry Mundur | Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump

Internasional
Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Australia Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Serangan Rudal Iran Akibatkan 34 Tentara AS Cedera Otak

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Melonjak hingga 41 Orang

Internasional
Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Virus Corona Hantam Eropa, Perancis Umumkan Adanya 3 Kasus

Internasional
Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Rawat Pasien Virus Corona, China Bangun Rumah Sakit dalam 10 Hari

Internasional
Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Tanggapi Virus Corona, PM Singapura Minta Warga Tenang namun Waspada

Internasional
Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Wabah Virus Corona di China: 26 Orang Meninggal, 9 Kota Kena Larangan Bepergian

Internasional
Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Cerita Mahasiswa Indonesia di Wuhan, Kota Virus Corona Mulai Menyebar

Internasional
Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Manajer Pemakzulan: Trump Menyalahgunakan Kekuasaan secara Berbahaya

Internasional
Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Tiga Negara Asia Tenggara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Capai 25 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

[POPULER INTERNASIONAL] Singapura Umumkan Kasus Virus Corona | Trump Dianggap Menipu demi Pilpres AS 2020

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X