Debat Capres Demokrat, Joe Biden: Saya Tak Bersalah, Putra Saya Tidak Bersalah

Kompas.com - 16/10/2019, 12:24 WIB
Kandidat capres Partai Demokrat, Senator Vermont Bernie Sanders (kiri), mantan Wakil Presiden Joe Biden (tengah), dan Senator Massachusetts Elizabeth Warren berdebat di debat keempat Capres Demokrat yang digelar di Universitas Otterbein, Westerville, Ohio, Selasa malam (15/10/2019) AFP /Saul LoebKandidat capres Partai Demokrat, Senator Vermont Bernie Sanders (kiri), mantan Wakil Presiden Joe Biden (tengah), dan Senator Massachusetts Elizabeth Warren berdebat di debat keempat Capres Demokrat yang digelar di Universitas Otterbein, Westerville, Ohio, Selasa malam (15/10/2019)

WESTERVILLE, KOMPAS.com – Bakal calon presiden (capres) dari Partai Demokrat, Joe Biden, kembali angkat bicara perihal mengenai skandal Ukraina yang jadi kerikil dalam pencalonannya.

“Saya tidak bersalah, putra saya tidak bersalah.” tegas Biden ketika berdebat dengan sebelas capres Demokrat lainnya di Universitas Otterbein, Westerville, Ohio, Selasa malam (15/10/2019) waktu setempat.

Mantan Wakil Presiden AS itu menekankan agar media harusnya lebih menyoroti segala tindak tanduk Presiden Donald Trump yang malah mengundang negara asing untuk ikut campur di Pilpres AS.

Baca juga: Jelang Debat Demokrat, Peringkat Joe Biden Merosot di Survei

Dikutip The New York Times, Joe Biden mengatakan presiden pertama AS, George Washington, telah menyinggung yang harus dikhawatirkan bangsa itu adalah intervensi asing.

"Presiden terakhir ini sudah tiga kali meminta negara lain untuk mencampuri pesta demokrasi kami. Ini memalukan. Presiden, pengacaranya Rudy Giuliani, dan kroninya jelas berbohong," tegas Biden.

Politisi dari Negara Bagian Delaware berusia 76 tahun itu menuturkan, Trump jelas-jelas tidak ingin dia menjadi penantangnya di Pilpres AS 3 November 2020 mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dia memburu saya karena dia tahu saya akan mengalahkannnya dengan telak jika saya memenangkan nominasi Demokrat,” klaimnya.

Saat ditanya apakah putranya, Hunter Biden, patut atau tidak menjalin kerja sama bisnis dengan negara lain saat dia menjabat wapres, Biden menjawab tak ada yang salah.

Dia menyatakan, dia menjalankan tugasnya sebagai orang nomor dua Barack Obama tanpa sekali pun mendiskusikan Ukraina dengan putranya.

"Kami selalu memisahkan pekerjaan dan kehidupan pribadi termasuk ketika mendiang putra saya, Beau, menjabat sebagai Jaksa Agung Delaware. Tak ada konflik kepentingan," tegasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.