King Cobra Sepanjang 4 Meter Ditangkap dari Dalam Selokan di Thailand

Kompas.com - 15/10/2019, 15:51 WIB
Petugas dari kelompok penyelamat satwa liar, Krabi Pitakpracha Foundation, saat berupaya menangkap seekor King Cobra sepanjang lebih dari empat meter dari dalam selokan. AFP PHOTO / KRABI PITAKPRACHA FOUNDATIONPetugas dari kelompok penyelamat satwa liar, Krabi Pitakpracha Foundation, saat berupaya menangkap seekor King Cobra sepanjang lebih dari empat meter dari dalam selokan.

KRABI, KOMPAS.com - Seekor ular kobra sepanjang empat meter diamankan dari dalam selokan di Thailand selatan, Minggu (13/10/2019).

Dilansir AFP, ular jenis King Cobra itu pertama kali ditemukan oleh penjaga keamanan di perumahan yang kemudian langsung menghubungi lembaga penyelamatan satwa liar, Krabi Pitakpracha Foundation.

"Tujuh petugas penyelamat satwa, termasuk saya, pergi ke lokasi," kata Kritkamon Kanghae (26), yang pertama menemukan ular dan menghubungi petugas.

Ditambahkan Kritkamon, lokasi perumahan tersebut dibangun di atas sebidang tanah yang dulunya merupakan kawasan hutan.

Baca juga: Berkorban demi Keluarga Majikan, Anjing Ini Mati Saat Gigit Ular Kobra

Kritkamon mengatakan ular itu memiliki panjang lebih dari empat meter dan berat sekitar 15 kilogram. Menurutnya, ular King Cobra itu adalah yang terbesar ketiga yang pernah ditemukan kelompok penyelamat satwa liar itu.

Upaya penangkapan ular kobra itu berlangsung selama hampir satu jam, dengan petugas berusaha menggiring dan menariknya keluar dari dalam selokan.

Petugas dari kelompok penyelamat satwa liar, Krabi Pitakpracha Foundation, saat berupaya menangkap seekor King Cobra sepanjang lebih dari empat meter dari dalam selokan.AFP PHOTO / KRABI PITAKPRACHA FOUNDATION Petugas dari kelompok penyelamat satwa liar, Krabi Pitakpracha Foundation, saat berupaya menangkap seekor King Cobra sepanjang lebih dari empat meter dari dalam selokan.
Ular kobra itu sempat beberapa kali meloloskan diri dan kembali masuk ke dalam pipa gorong-gorong yang gelap dan sempit.

Namun petugas akhirnya mampu menarik ekornya keluar dan menangkap ular itu dalam keadaan hidup, sebelum kemudian melepaskannya ke alam liar

Ular King Cobra merupakan jenis ular berbisa terpanjang di dunia, sementara Thailand merupakan negara Asia Tenggara yang menjadi habitat asal beberapa jenis spesies kobra.

King Cobra juga kerap menjadi referensi cerita rakyat tentang ular yang mematikan.

Baca juga: Kewaspadaan pada Satwa Liar, Bukan Hanya untuk King Cobra

Bandara internasional utama di Thailand juga disebut dibangun di kawasan yang dulunya disebut dengan "Rawa Kobra".

Masalah ular berbisa juga kerap ditemukan di wilayah ibu kota Thailand, Bangkok, di mana petugas pemadam kebakaran kerap dipanggil untuk menangkap ular di kediaman warga.

Sementara pihak berwenang enggan menyingkirkan ular-ular tersebut karena reptil itu membantu dalam mengendalikan populasi hama, terutama tikus, yang dapat mengancam tanaman serta persediaan makanan.

Namun ular kobra kerap kali juga memangsa ular lainnya, terutama jenis ular tikus.

Baca juga: Setelah Digigit Ular Berbisa, Seorang Pria Gigit Istrinya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X