Presiden Xi Jinping Peringatkan Upaya Memecah Belah China Bakal Berakhir dengan "Tubuh Hancur"

Kompas.com - 14/10/2019, 10:17 WIB
Presiden China Xi Jinping saat berada di lapangan Tiananmen, Senin (30/9/2019), menjelang perayaan memperingati Hari Nasional China Ke-70, yang akan digelar Selasa (1/10/2019). AFP / MADOKA IKEGAMIPresiden China Xi Jinping saat berada di lapangan Tiananmen, Senin (30/9/2019), menjelang perayaan memperingati Hari Nasional China Ke-70, yang akan digelar Selasa (1/10/2019).

BEIJING, KOMPAS.com - Presiden China Xi Jinping memperingatkan, upaya memecah belah negaranya bakal berakhir dengan "tubuh yang hancur".

Xi mengeluarkan pernyataan itu dalam kunjungannya ke Nepal pada akhir pekan, yang kemudian dirilis kementerian luar negeri Minggu (13/10/2019).

"Siapa pun yang berusaha memisahkan China bakal berakhir dengan kehancuran. Tubuh mereka akan hancur dan tulang mereka menjadi bubuk," tegas Xi Jinping.

Baca juga: Xi Jinping Bersumpah Tegakkan Prinsip Satu Negara Dua Sistem di Hong Kong

Dia melanjutkan seperti dikutip AFP Senin (14/10/2019), setiap upaya eksternal bakal dianggap sebagai delusi oleh rakyat Negeri "Panda".

Meski Xi tak menyebutkan daerah mana, komentarnya terjadi setelah Hong Kong kembali dilanda kerusuhan, dan upaya menyatukan kembali Taiwan.

Di Hong Kong, aksi protes berbuah bentrokan antara massa pro-demokrasi dan polisi, dengan demonstran memblokir jalan hingga menyerang bisnis pro-China.

Beijing menuduh "kekuatan asing" terus mengobarkan krisis di kota yang dulunya adalah bekas koloni Inggris, dan kembali ke China 1997 silam.

Demonstrasi yang awalnya menentang RUU Ekstradisi, dalam perkembangannya meluas menjadi seruan demokrasi dan tuntutan akuntabilitas.

Terdapat kekhawatiran bahwa China bakal mengirim pasukan ke Hong Kong. Namun Beijing membantah, dan percaya polisi lokal bisa mengendalikan situasi.

Sejumlah pakar meyakini, Beijing tidak ingin mendapat kecaman dari dunia setelah kebijakan mereka dalam menumpas aksi protes Tiananmen 1989.

Saat itu, pemerintah pusat mengerahkan tank dan prajurit ke Lapangan Tiananmen, dan berbuah tragedi di mana 1.000 orang diyakini tewas.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Kerusuhan India: Kisah Pria yang Dipukuli karena Berjenggot dan Pakai Gamis

Internasional
Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Dampak Virus Corona, Cathay Pacific dan Singapore Airlines Liburkan Pegawainya Tanpa Dibayar

Internasional
Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Ini Negara Tetangganya yang Positif Virus Corona

Internasional
Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Kerusuhan India, 23 Orang Tewas dalam Demo Menentang UU Kewarganegaraan

Internasional
23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

23 Orang Tewas di Kerusuhan India, tapi Ada Juga Demo yang Berlangsung Sunyi

Internasional
Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Keturunan WNI Tanpa Identitas di Malaysia Bertemu Ibu Kandung Setelah 15 Tahun

Internasional
Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Mahathir Mohamad Merasa Belum Waktunya Mundur

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Korban Meninggal karena Virus Corona di Iran Bertambah Empat, Total Ada 19

Internasional
Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Mahathir Mohamad Ingin Bentuk Pemerintahan yang Pro pada Kepentingan Nasional

Internasional
Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Virus Corona, Perancis Umumkan Kematian Pertama dari Warga Negaranya

Internasional
Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Pertama Kalinya, Liga Sepak Bola Putri Arab Saudi Diluncurkan

Internasional
Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk 'Wuhannya Italia', di Tengah Wabah Virus Corona

Cerita Warga Codogno, Kota Berjuluk "Wuhannya Italia", di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Kerusuhan New Delhi Kian Mencekam, Total 20 Orang Tewas

Internasional
Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Wabah Virus Corona, Ritual Rabu Abu di Filipina Berubah

Internasional
Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Tentara AS yang Bertugas di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X