Pasukan Kurdi Suriah Tak Lagi Prioritaskan Penjagaan Penjara Tahanan ISIS

Kompas.com - 13/10/2019, 14:51 WIB
Sekelompok warga menaiki pikap melewati kota Ras al-Ain di Provinsi Hasakeh dengan asap mengepul buntut serangan Turki pada 9 Oktober 2019. Turku mengumumkan Operation Peace Spring untuk menghantam Kurdi Suriah yang mereka pandang sebagai teroris. AFP/DELIL SOULEIMANSekelompok warga menaiki pikap melewati kota Ras al-Ain di Provinsi Hasakeh dengan asap mengepul buntut serangan Turki pada 9 Oktober 2019. Turku mengumumkan Operation Peace Spring untuk menghantam Kurdi Suriah yang mereka pandang sebagai teroris.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Kekhawatiran akan kembali bangkitnya kelompok teroris ISIS pascaserangan yang dilancarkan militer Turki ke Suriah timur laut semakin mendekati kenyataan.

Hal itu setelah pasukan Kurdi yang diserang oleh militer Turki mengatakan bahwa mereka tidak lagi memprioritaskan untuk menjaga para anggota ISIS yang ditahan jika serangan berlanjut.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi selama ini telah menahan ribuan tersangka anggota ISIS, sejak organisasi teroris itu dikalahkan di Suriah.

Ribuan anggota ISIS yang ditangkap itu ditempatkan di kamp- kamp penahanan di Suriah yang berbatasan dengan Turki.


Baca juga: Buntut Serangan Turki, 5 Tahanan ISIS Melarikan Diri dari Penjara Kurdi Suriah

Pertempuran yang terjadi di perbatasan Suriah dengan Turki telah menyulitkan SDF dalam mengamankan kamp-kamp penahanan ISIS yang ada di bawah kendali pasukan itu.

Pada akhirnya, penjagaan kamp-kamp penahanan tersebut kini tak lagi menjadi prioritas SDF.

"Menjaga penjara ISIS tidak lagi menjadi prioritas. Siapa pun yang peduli terhadap keamanan penahanan para tahanan tersebut dipersilakan untuk datang dan mencari solusi," ujar Redur Xelil, pejabat senior SDF dalam pernyataannya, Sabtu (12/10/2019).

Ditambahkannya, pasukan SDF akan bergerak dengan lebih memprioritaskan untuk melindungi kota dan warga.

Xelil memperingatkan bahwa operasi militer yang dilancarkan Turki telah membuka jalan bagi anggota ISIS untuk kembali berkumpul dan meningkatkan peluang untuk kembali bangkit.

Baca juga: AS Pindahkan 2 Anggota ISIS Bernilai Tinggi dari Suriah ke Luar Negeri

"(Serangan) itu telah menghidupkan kembali dan mengaktifkan sel-sel (ISIS) di Qamishli dan Hassakeh," kata Xelil, dilansir BBC.

Operation Peace Spring

Wilayah di timur laut Suriah yang berada di bawah kendali SDF telah menjadi medan pertempuran, dengan serangan pemboman besar-besaran dilancarkan Turki sejak Rabu (9/10/2019) dalam operasi yang dinamakan "Operation Peace Spring".

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters,BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X