AS Kirim 3.000 Tentara, 2 Rudal Patriot, dan Jet Tempur ke Arab Saudi

Kompas.com - 12/10/2019, 15:35 WIB
Tayangan video memperlihatkan kebakaran di fasilitas perusahaan minyak Aramco di Abqaiq, Arab Saudi, setelah serangan drone pada Sabtu dini hari (14/9/2019). Video via ReutersTayangan video memperlihatkan kebakaran di fasilitas perusahaan minyak Aramco di Abqaiq, Arab Saudi, setelah serangan drone pada Sabtu dini hari (14/9/2019).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pentagon menyatakan, mereka menyetujui penempatan 3.000 tentara dan peralatan militer lain ke Arab Saudi.

Pengerahan itu dilakukan buntut serangan ke fasilitas minyak Saudi, Aramco, dengan Iran dituding sebagai dalang utamanya.

Baca juga: Arab Saudi Bakal Bertindak Jika Iran Terbukti Terlibat dalam Serangan ke Kilang Minyak Aramco

Menteri Pertahanan AS Mark Esper disebut menyetujui pengiriman dua rudal Patriot, satu sistem pencegat rudal balistik THAAD, dua skuadron jet tempur, dan satu pengawas udara.


Dalam pernyataan Pentagon, Esper telah memberi tahu Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman untuk menjamin pertahanan negara.

"Penempatan itu dilakukan bersamaan dengan penempatan 3.000 tentara yang disahkan dalam satu bulan terakhir," ujar Pentagon dikutip AFP Jumat (11/10/2019).

Esper mengatakan, pengerahan itu merupakan respons terhadap "ancaman yang berkelanjutan di kawasan", dan sudah mendiskusikannya dengan MBS, julukan Putra Mahkota.

"Pangeran MBS sudah meminta adanya dukungan tambahan untuk melindungi diri dari agresi Iran," ujar Esper kepada awak media.

Sejak Mei, Washington meningkatkan jumlah pasukan hingga 14.000 di Komando Sentral yang membawahi kawasan Timur Tengah, demikian pernyataan Pentagon.

Pada September, AS mengumumkan penempatan pasukan tambahan sebanyak 200 personel dan rudal Patriot pasca-serangan di Aramco di mana Iran dituding sebagai pelaku.

Terlebih, pengumuman itu terjadi setelah kapal tanker Iran diduga diserang oleh rudal ketika berlayar di dekat perairan Jeddah.

Baca juga: Kilang Minyak Aramco Diserang, Pompeo: AS Ingin Resolusi Damai dengan Iran

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X