Ancam Banjiri Eropa dengan 3,6 Juta Pengungsi, Erdogan Dituduh Memeras

Kompas.com - 11/10/2019, 20:54 WIB
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. AFP / ADEM ALTANPresiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

BRUSSELS, KOMPAS.com - Presiden Dewan Uni Eropa Donald Tusk menuduh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berusaha memeras dengan mengancam bakal membanjiri Benua Biru dengan 3,6 juta pengungsi.

Dalam kunjungan ke Siprus, Tusk menekankan bahwa Erdogan harus mengerti kekhawatiran mereka adalah aksi Ankara bisa berujung pada masalah kemanusiaan lainnya.

"Kami tak akan menerima bahwa pengungsi dijadikan senjata untuk memeras kami. Karena itu, saya melihat ancaman dari Presiden Erdogan keterlaluan," jelas Tusk.

Baca juga: Erdogan Ancam Banjiri Eropa dengan Jutaan Pengungsi jika Kritik Serangan ke Kurdi Suriah

Sebelumnya pada Kamis (10/10/2019), Erdogan melontarkan ancaman di tengah operasi militer yang dilancarkan Turki kepada Kurdi Suriah.

Serangan dengan kode Operation Peace Spring itu menuai reaksi dengan dunia mendesak Ankara supaya menghentikan penyerangan.

Dalam pidatonya di hadapan partainya, dia menyatakan operasi militer itu bertujuan membuat zona aman di wilayah utara Suriah.

Nantinya dikutip AFP Jumat (11/10/2019), zona itu bakal dipakai untuk memulangkan setidaknya 1 juta dari 3,6 juta pengungsi Suriah yang saat ini ditampung Turki.

"Hai Uni Eropa, bangunlah. Saya katakan lagi. Jika kalian berusaha menyebut operasi kami adalah invasi, mudah saja. Kami akan membuka pintu dan mengirim 3,6 juta pengungsi kepada kalian," ancamnya.

Berdasarkan perjanjian 2016 dengan UE, Turki setuju untuk mencegah para pengungsi itu membanjiri negara-negara di Benua Biru.

Sebagai gantinya, mereka bakal mendapat bantuan 6 miliar euro, sekitar Rp 93,5 triliun, dan bebas visa bagi setiap warganya.

Dalam pidatonya, Erdogan menuduh Uni Eropa tidak jujur, dan mengeluhkan bagaimana Brussels jarang memberikan bantuan bagi mereka.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X