Kapal Tanker Iran Diduga Diserang Rudal Dekat Pelabuhan Arab Saudi

Kompas.com - 11/10/2019, 15:32 WIB
Kapal tanker Iran yang disebut bernama Sabiti mengepulkan asap setelah diduga diserang rudal dekat pelabuhan Arab Saudi pada pagi waktu setempat Jumat (11/10/2019). IRIBNEWS via Daily MirrorKapal tanker Iran yang disebut bernama Sabiti mengepulkan asap setelah diduga diserang rudal dekat pelabuhan Arab Saudi pada pagi waktu setempat Jumat (11/10/2019).

JEDDAH, KOMPAS.com - Iran menyatakan, kapal tanker mereka diduga ditembak dengan rudal ketika berlayar di Laut Merah, dekat pelabuhan Arab Saudi.

Dua ledakan terpisah membuat minyak tumpah, dengan api mulai berkobar di kapal yang dimiliki Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC).

Serangan itu membuat harga minyak melonjak lebih dari dua persen. Memunculkan kekhawatiran akan ketegangan yang masih terjadi pasca-penyerangan di fasilitas minyak Arab Saudi.

Baca juga: Kapal Tanker Inggris yang Ditangkap oleh Iran Bersiap Berlayar

Dalam keterangan resminya, NIOC mengklaim lambung kapal tanker Sabiti rusak karena dihantam sebanyak dua kali dekat perairan Saudi.

"Kemungkinan karena serangan rudal," kata NIOC dalam serangan yang terjadi pukul 05.00 waktu setempat, dikutip AFP dan Daily Mirror Jumat (11/10/2019).

Media Iran ysng mengutip NIOC memberitakan, seluruh kru kapal selamat, dan mereka saat ini berusaha memperbaiki kerusakan di lambung.

Situs pelacak kelautan menunjukkan kapal tanker itu diserang ketika posisinya berada di 60 km barat daya pelabuhan Arab Saudi di Jeddah.

Kapal yang dulunya bernama Susangird itu dilaporkan berlayar di Suriah via Terusan Suez dan Mediterania, dengan mengangkut satu juta barel minyak.

Kantor berita Fars mengutip keterangan pakar melaporkan bahwa ledakan yang terjadi pukul 05.00 dan 05.20 terjadi karena "serangan teroris".

Namun, pemberitaan itu tidak menyajikan bukti untuk mendukung klaim tersebut, dengan tidak ada pihak yang dituduh bertanggung jawab.

Ini merupakan kali ketiga kapal tanker Iran mengalami kerusakan karena berbagai faktor ketika melintasi Laut Merah dalam enam bulan terakhir.

Pada Mei lalu, Happiness-1 yang membawa 1,1 juta barel minyak terpaksa menjalani perbaikan di pelabuhan Saudi karena "kegagalan mesin dan kehilangan kendali".

Kemudian pada Agustus, sebuah kapal yang bernama HELM mengalami kerusakan ketika berada di posisi 75 mil, atau 120 km, dari Saudi.

Serangan itu terjadi setelah fasilitas minyak Saudi, Aramco, dihantam rudal jelajah dan drone pada September. Menyebabkan pasokan minyak dunia terganggu.

Baca juga: Dibebaskan Gibraltar, Kapal Tanker Iran Bongkar Muatan Minyak di Mediterania

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X