Gelar Konferensi Pers 12 Jam, Presiden Ukraina Pecahkan Rekor Dunia

Kompas.com - 11/10/2019, 08:54 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kanan) saat berbicara di hadapan para jurnalis dalam konferensi pers di Kiev, Kamis (10/10/2019). AFP / GENYA SAVILOVPresiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kanan) saat berbicara di hadapan para jurnalis dalam konferensi pers di Kiev, Kamis (10/10/2019).

KIEV, KOMPAS.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali membuat kejutan yang belum pernah dilakukan oleh pemimpin negara di dunia sebelumnya.

Presiden yang awalnya lebih dikenal sebagai aktor komedi itu mencetak rekor dunia dengan menggelar konferensi pers selama lebih dari 12 jam, pada Kamis (10/10/2019).

Konferensi pers itu pun lantas diklaim oleh Badan Catatan Nasional Ukraina sebagai yang terlama dalam sejarah.

Kabar itu disampaikan perwakilan badan tersebut sekitar delapan jam usai acara konferensi pers maraton, yang merupakan konferensi pers besar pertama Zelensky sejak menjabat di bulan Mei, usai.


Baca juga: Presiden Ukraina Tidak Berencana Merilis Transkrip Pembicaraan Telepon dengan Trump

Presiden Ukraina berusia 41 tahun itu pun terkejut dengan kabar rekor tersebut, namun dia mengaku sebagai orang yang sederhana dan enggan untuk membesar-besarkannya.

Kendati konferensi pers maraton yang digelar Zelensky belum mendapat verifikasi resmi dari badan internasional, namun catatan itu telah melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, yang pernah menggelar konferensi pers selama tujuh jam.

Dilansir AFP, agenda konferensi pers yang digelar Zelensky, pada Kamis kemarin, diadakan di sebuah pusat jajanan yang terkenal di ibu kota Kiev.

Konferensi pers itu dihadiri ratusan jurnalis lokal maupun internasional, yang secara bergantian mendapat kesempatan duduk satu meja dengan presiden untuk mengajukan pertanyaan.

Baca juga: Perbincangannya dengan Trump Jadi Polemik, Apa Kata Presiden Ukraina?

Dalam kesempatan konferensi pers itu, Zelensky turut menyampaikan hal-hal seputar perang di Ukraina timur hingga hubungannya dengan Rusia.

Dan tidak ketinggalan, isu yang paling hangat, yakni terkait pembicaraan teleponnya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang memicu digelarnya penyelidikan untuk pemakzulan presiden AS itu.

Saat ditanya mengenai persiapannya sebelum menggelar konferensi pers secara maraton, Zelensky mengungkapkan bahwa dia mendapat suntikan untuk menguatkan pita suaranya, karena dia harus banyak bicara selama acara.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Internasional
Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk 'Person of the Year' Versi TIME

Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk "Person of the Year" Versi TIME

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X