Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/10/2019, 07:05 WIB

KOMPAS.com - Seorang wali kota di Meksiko mengalami cedera setelah diikat kemudian diseret di jalanan menggunakan truk pikap.

Sementara di Rusia, mantan Miss Moscow yang sempat menikah dengan raja Malaysia mengaku sampai harus menjual cincin kawin demi membayar biaya rumah sakit.

Berikut ini sejumlah berita internasional yang banyak dibaca sepanjang Kamis (10/10/2019):

1. Wali Kota di Meksiko Diikat dan Diseret Pakai Truk Pikap

Seorang wali kota di Meksiko mengalami luka-luka setelah dia diikat dan diseret di jalanan menggunakan truk pikap bak terbuka.

Insiden itu menimpa Wali Kota Las Margaritas, Jorge Luis Escandon Hernandez, pada Selasa (8/10/2019). Dikatakan bahwa para pelaku menyeret wali kota sebagai bentuk protes.

Bagaimana kejadian selengkapnya? Silakan Anda simak beritanya di sini.

2. Joe Biden Akhirnya Dukung Pemakzulan Presiden Trump

Kandidat calon presiden Partai Demokrat Joe Biden untuk pertama kalinya menyatakan dukungannya untuk pemakzulan Presiden Donald Trump.

Menurut mantan wakil presiden era pemerintahan Barack Obama itu, presiden Trump harus dimakzulkan demi mempertahankan konstitusi, demokrasi, dan integritas AS.

Ingin tahu informasi selengkapnya? Beritanya bisa Anda baca di sini.

3. Lima Pejabat Negara di Dunia yang Pernah Diserang

Selain Menko Polhukam RI Wiranto, sejumlah pejabat negara lain di dunia juga pernah mendapat serangan di depan publik.

Beberapa di antaranya bahkan berakibat fatal hingga menyebabkan kematian pejabat tersebut.

Siapa saja pejabat yang pernah mengalami serangan itu? Simak laporannya di sini.

4. Mantan Miss Moscow Jual Cincin Kawin Bernilai Rp 3,5 Miliar

Oksana Voevodina, mantan istri eks raja Malaysia, yang juga Sultan Kelantan, Muhammad V mengaku telah menjual cincin kawin yang bernilai 203.000 poundsterling atau sekitar Rp 3,5 miliar.

Mantan Miss Moscow 2015 itu akhirnya memutuskan menjual cincin Jacob Arabo miliknya untuk membayar biaya persalinan putranya di sebuah rumah sakit di Swiss.

Bagaimana kisah selengkapnya? Simak beritanya di sini.

5. Wanita India Mengaku Racuni 6 Anggota Keluarganya Pakai Sianida

Seorang wanita di India diduga telah membunuh enam anggota keluarganya menggunakan racun sianida dalam kurun waktu 14 tahun.

Hal itu dilakukan pelaku sejak 2002 dengan korban termuda masih berusia dua tahun.

Apa alasan pelaku tega melakukan hal itu? Simak kisahnya di berita ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com