Pelaku Sempat Siarkan Langsung Penembakan Sinagoge Jerman ke Internet

Kompas.com - 10/10/2019, 09:08 WIB
Petugas polisi mengamankan area sekitar lokasi penembakan di sebuah sinagoge di kota Halle, Jerman, Rabu (9/10/2019). REUTERS / MARVIN GAULPetugas polisi mengamankan area sekitar lokasi penembakan di sebuah sinagoge di kota Halle, Jerman, Rabu (9/10/2019).

BERLIN, KOMPAS.com - Video insiden penembakan di luar sebuah sinagoge di Jerman yang menewaskan dua orang diunggah pelaku ke internet.

Video yang menampilkan serangan saat perayaan hari raya umat Yahudi, Yom Kippur, pada Rabu (9/10/2019) itu sempat disiarkan secara langsung melalui platform Twitch milik Amazon.

"Pemilik akun telah menyiarkan aksi mengerikan itu secara langsung di Twitch selama 35 menit, selama waktu itu telah ditonton oleh lima orang," tulis platform itu di Twitter.

"Rekaman siaran langsung, yang secara otomatis dihasilkan berdasarkan pengaturan akun, telah dilihat oleh sekitar 2.200 orang dalam 30 menit sebelum video dapat ditandai dan dihapus dari Twitch," lanjut pernyataan itu.


Baca juga: Penembakan di Sinagoge Jerman, 2 Orang Tewas saat Perayaan Hari Paling Suci Yahudi

Dalam salinan video yang diperoleh AFP, namun belum dikonfirmasi keasliannya oleh polisi, menampilkan seorang pria bersenjata memfilmkan dirinya melancarkan kecaman terhadap perempuan dan Yahudi, sebelum melakukan serangan ke sebuah sinagoge dan restoran Turki.

Menurut Twitch, akun yang menyiarkan langsung serangan itu baru dibuat sekitar dua bulan dan hanya pernah digunakan untuk mencoba siaran langsung satu kali.

"Twitch memiliki kebijakan toleransi nol terhadap perilaku yang penuh kebencian dan segala tindak kekerasan ditanggapi dengan sangat serius," kata juru bicara Twitch, dikutip AFP.

"Kami bekerja dengan urgensi untuk menghapus konten ini dan akan secara permanen menangguhkan semua akun yang ditemukan telah memposting atau mengeposkan ulang konten dari tindakan mengerikan ini."

Baca juga: Pelaku Penembakan Sinagoge AS Puji Teroris Penembak Masjid Selandia Baru

Dikatakan bahwa serangan itu telah disiarkan selama 35 menit dan ditonton oleh 2.200 orang, sebelum akhirnya dihapus.

"Setelah video dihapus, kami membagikan cuplikannya dengan sebuah konsorsium industri guna membantu mencegah penyebaran konten ini."

"Kami menganggap ini sangat serius dan kami berkomitmen untuk bekerja dengan rekan-rekan industri, penegak hukum, dan pihak terkait demi melindungi komunitas kami," tulis pernyataan dari Twitch.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X