Pemimpin Tertinggi Iran: Senjata Nuklir Itu Haram

Kompas.com - 09/10/2019, 22:19 WIB
Ayatollah Ali Khamenei DW/TasnimAyatollah Ali Khamenei

TEHERAN, KOMPAS.com - Di tengah negara berlomba-lomba mengembangkan senjata nuklir, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei justru melarangnya.

Dalam pidatonya kepada sekelompok akademisi, Khamenei menerangkan bisa saja Teheran menciptakan senjata pemusnah massal tersebut.

Baca juga: Jepang: Ancaman Militer China Lebih Berbahaya Dibanding Senjata Nuklir Korea Utara

"Namun berdasarkan hukum Islam, kami dengan tegas dan berani mengatakan tidak akan menempuh jalan mengembangkan senjata nuklir," tegasnya.

"Baik menciptakan dan menyimpannya saja sudah salah. Kemudian menggunakannya adalah haram," lanjut Pemimpin Tertinggi Iran 80 tahun dikutip AFP Rabu (8/10/2019).

Khamenei berujar jika mereka mempunyai senjata nuklir, maka mereka tidak akan bisa menggunakannya di mana pun. "Jadi secara hukum Islam, itu haram," tegasnya.

Teheran berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak bermaksud membuat bom atom, dan menggunakan nuklirnya untuk medis dan energi bersih.

Namun pada Mei tahun lalu, Presiden Amerika Serikat (AS) mengumumkan menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 saat era pendahulunya, Barack Obama.

Tak hanya menarik diri dari perjanjian bernama Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) itu, dia juga menjatuhkan sanksi kepada Iran.

Keputusan tersebut tak pelak membuat kedua negara terlibat ketegangan, dengan para pejabat saling melontarkan ancaman serta kecaman.

Terbaru adalah ketika Iran dituding melancarkan serangan ke pabrik minyak milik Arab Saudi, Aramco, menggunakan drone dan rudal jelajah.

Serangan pada pertengahan September itu sempat membuat harga minyak melejit karena Aramco menyumbang lima persen pasokan energi dunia.

Baca juga: Disanksi Trump, Pemimpin Tertinggi Iran Ogah Berunding dengan AS

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X