Trump: Terjun ke Timur Tengah adalah Keputusan Terburuk dalam Sejarah

Kompas.com - 09/10/2019, 21:53 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. AFP / TIMOTHY A. CLARYPresiden Amerika Serikat Donald Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menekankan, terjun ke Timur Tengah adalah keputusan terburuk dalam sejarah negara.

Presiden 73 tahun itu menghadapi kritik bipartisan karena seolah memberikan lampu hijau bagi Turki untuk menggelar serangan ke Kurdi Suriah.

Baca juga: Jika Perang Pecah di Timur Tengah, Cadangan BBM Australia Bisa Habis dalam 3 Minggu

Pada Minggu (6/10/2019), Gedung Putih secara mengejutkan mengumumkan penarikan 50 sampai 100 "operator khusus" dari kawasan utara Suriah.

Dalam serangkaian kicauannya di Twitter, dia menuturkan AS sudah menghabisakn 8 triliun dollar AS, sekitar Rp 113.350 triliun, di Timur Tengah.

Diberitakan AFP Rabu (9/10/2019), Trump menyatakan ribuan tentara AS telah tewas atau mengalami luka parah selama berdinas.

"TERJUN KE TIMUR TENGAH MERUPAKAN KEPUTUSAN TERBAIK DALAM SEJARAH NEGARA INI. Kami berperang berdasarkan tuduhan yang tak terbukti," jelasnya.

Dia menuturkan laporan terdapat senjata pemusnah massal tidak terbukti. Kini, fokus Trump adalah menarik pasukannya pulang.

"Fokus kami adalah ke GAMBARAN BESARNYA! AS SANGAT BESAR DARI SEBELUMNYA," cetus presiden berusia 73 tahun tersebut di Twitter.

Washington dilaporkan menempatkan 60.000 sampai 80.000 tentara di bawah Komando Sentral yang melingkupi area seperti Afghanistan, Irak, dan Suriah.

Buntut dari pengumuman itu, Kurdi yang menyokong Pasukan Demokratik Suriah (SDF) menyerukan mobilisasi massal menghadapi Turki.

Trump bersikukun bahwa dirinya tidak bermaksud untuk mengabaikan Kurdi, dengan mengatakan AS memberi bantuan senjata dan finansial.

Pada Rabu ini, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengumumkan Turki memulai Operation Peace Spring untuk menghantam Kurdi di utara Suriah.

Baca juga: Trump Bantah Mengabaikan Kurdi Suriah di Tengah Rencana Operasi Militer Turki

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X