Langgar Undang-Undang Anti-Topeng, 77 Orang Ditangkap Polisi Hong Kong

Kompas.com - 08/10/2019, 18:55 WIB
Seorang pria mengenakan topeng saat berpartisipasi dalam aksi demonstrasi di Hong Kong, Jumat (4/10/2019). AFP / PHILIP FONGSeorang pria mengenakan topeng saat berpartisipasi dalam aksi demonstrasi di Hong Kong, Jumat (4/10/2019).

HONG KONG, KOMPAS.com - Kepolisian Hong Kong telah menahan sebanyak 77 orang demonstran yang dianggap melanggar Undang-Undang Darurat Anti-Topeng, yang mulai diberlakukan sejak Sabtu (5/10/2019) dini hari.

Undang-undang yang diberlakukan di bawah kekuasaan darurat dan diumumkan oleh pemimpin eksekutif Hong Kong Carrie Lam pada Jumat (4/10/2019) itu melarang peserta demonstrasi memakai penutup wajah saat melakukan aksi.

Undang-undang darurat itu diberlakukan sebagai bagian dari upaya meredakan aksi unjuk rasa di jalanan Hong Kong yang kini kerap berakhir dengan bentrokan dan diwarnai kekerasan.

Dilansir Reuters, di antara 77 orang yang ditangkap, paling muda masih berusia 12 tahun.

Baca juga: Pemimpin Hong Kong: Pemerintah Belum Berencana Buat Undang-Undang Darurat Lain

Polisi mengatakan kepada wartawan, Selasa (8/10/2019), mereka yang ditahan, 74 di antaranya karena menggunakan penutup wajah saat mengikuti demonstrasi.

Sementara tiga sisanya ditangkap setelah "gagal mematuhi" perintah petugas untuk melepas penutup wajah mereka.

Sebelumnya, pada Senin (7/10/2019), dua orang pengunjuk rasa yang ditangkap karena melanggar undang-undang darurat itu telah dihadirkan di pengadilan.

Kedua orang tersebut yaitu seorang pemuda mahasiswa, serta seorang wanita berusia 38 tahun.

Persidangan digelar dengan dihadiri para pendukung yang mengenakan penutup wajah dan memenuhi ruang sidang.

Baca juga: Pemerintah Hong Kong Bisa Batasi Akses Internet untuk Kendalikan Demonstrasi

Sementara itu pihak kepolisian mendata telah ada setidaknya 213 kasus pengrusakan dalam aksi protes selama empat hari terakhir, dengan pengunjuk rasa memasang blokade untuk menutup jalan-jalan utama.

Selain itu, pihak kepolisian turut menyayangkan terjadinya tindak pemukulan dan kekerasan terhadap warga yang dianggap memiliki pandangan berbeda dengan para pengunjuk rasa.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X