Mengaku Bunuh 90 Orang, Pria Ini Jadi Pembunuh Berantai Tersubur dalam Sejarah AS

Kompas.com - 08/10/2019, 16:57 WIB
Foto tak bertanggal yang diambil pada 28 November 2018 dari Kantor Sheriff Ector County menunjukkan Samuel Little, pria 79 tahun yang saat ini dianggap pembunuh berantai tersubur dalam sejarah AS setelah mengaku membunuh lebih dari 90 orang. AFP/Ector County Sheriffs Office/HOFoto tak bertanggal yang diambil pada 28 November 2018 dari Kantor Sheriff Ector County menunjukkan Samuel Little, pria 79 tahun yang saat ini dianggap pembunuh berantai tersubur dalam sejarah AS setelah mengaku membunuh lebih dari 90 orang.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seorang narapidana di AS disebut sebagai pembunuh berantai paling produktif sepanjang sejarah negara itu setelah mengaku membunuh hampir 100 orang.

Samuel Little yang telah berusia 79 tahun sudah mendekam dalam penjara sejak 2012 setelah terbukti membunuh tiga perempuan.

Namun kepada detektif, dia mengaku sudah membunuh lebih dari 90 orang di seantero AS dalam kurun waktu 1970 hingga 2005 silam.

Baca juga: Bunuh 20 Perempuan, Pasangan Pembunuh Berantai di Meksiko Dipenjara 654 Tahun

FBI menyatakan berdasarkan keterangan dari analis kejahatan maupun penyelidik, mereka meyakini klaim yang dipaparkan Little tahun lalu benar.

Apalagi seperti diberitakan Sky News Senin (7/10/2019), setidaknya 50 korbannya telah diverifikasi. Menjadikan Little pembunuh berantai paling produktif dalam sejarah AS.

Saat diinterogasi, dia mengungkapkan sebagian besar dari 93 korbannya dibunuh dengan cara dicekik, dengan mayoritas korban adalah perempuan kulit hitam.

Hingga kini, sebagian besar jenazah korban belum ditemukan, dengan kasusnya saat ini masih menjadi fokus penyelidikan FBI.

Pada awal 2019 ini, Little menggambar sosok yang diyakini sebagai salah satu perempuan yang dia bunuh, meski kapan persisnya gambar itu dibuat tak diketahui.

Dalam video yang juga dirilis oleh FBI, Little juga dengan akurat menggambarkan perempuan yang dia bunuh ketika bebas berkeliaran.

Butuh bertahun-tahun bagi polisi untuk melacak dan menangkapnya. Pasalnya, dia diketahui kerap berpindah dan menargetkan wanita yang dianggap lemah.

Dilaporkan bahwa korbannya adalah mereka yang bekerja sebagai pengedar narkoba atau PSK, dan membuat kematian mereka tak akan diinvestigasi oleh FBI.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sky News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Mengungsi ke Meksiko, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Janji Kembali Lebih Kuat

Internasional
Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Dilarang Berhubungan Seks di Rumah, Pria Ini Bunuh Anjing Ibunya

Internasional
Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Diperkosa Kakak Sendiri, Bocah 10 Tahun Hamil 8 Bulan

Internasional
Dilecehkan 2 'Suami' di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Dilecehkan 2 "Suami" di China, Gadis 13 Tahun asal Kamboja Diselamatkan

Internasional
Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Bantu Penyintas Gempa Filipina, Tim Dompet Dhuafa Bangun Huntara

Internasional
Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Serangan Israel Bunuh Komandan Milisi Jihad Islam di Jalur Gaza

Internasional
Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Permintaan Suaka Dikabulkan, Eks Presiden Bolivia Evo Morales Terbang ke Meksiko

Internasional
Australia Bersiap untuk 'Bencana' Kebakaran Hutan

Australia Bersiap untuk "Bencana" Kebakaran Hutan

Internasional
Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Pemimpin Hong Kong: Demonstran Kini adalah Musuh Rakyat

Internasional
Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Tiga Penampil Ditikam Pria Yaman di Arab Saudi

Internasional
Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Pria di Singapura Akui Berhubungan Seks dengan Anak Tiri yang Berumur 15 Tahun

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

[POPULER INTERNASIONAL] Polisi Hong Kong Tembak Demonstran | Pengantin ISIS Ingin Pulang ke AS

Internasional
Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Pria di Hong Kong Dibakar Hidup-hidup oleh Demonstran karena Masalah Identitas

Internasional
Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Diminta Berhenti Minum-minum, Pria di India Memenggal Kepala Istrinya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X