Diduga Terlibat Penindasan Uighur, 28 Entitas China Masuk Daftar Hitam AS

Kompas.com - 08/10/2019, 14:42 WIB
Ilustrasi daftar hitam atau blacklist. SHUTTERSTOCKIlustrasi daftar hitam atau blacklist.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Departemen Perdagangan Amerika Serikat mengumumkan telah memasukkan 28 entitas China ke dalam daftar hitam.

Sebanyak 28 entitas itu diduga telah terlibat dalam kasus penindasan dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnis minoritas Muslim Uighur di wilayah Xinjiang.

"Amerika Serikat tidak bisa dan tidak akan mentolerir tindakan penindasan brutal terhadap etnis minoritas di China," kata Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross, saat mengumumkan langkah tersebut.

Sebanyak 28 entitas yang masuk dalam daftar hitam AS itu termasuk di antaranya adalah 18 biro keamanan publik dan delapan perusahaan.

Baca juga: China Dituding Ambil dan Jual Organ dari Umat Muslim Uighur yang Ditahan

Dengan masuk dalam daftar hitam AS, maka 28 entitas China itu akan dilarang untuk melakukan transaksi dengan perusahaan AS, termasuk membeli produk-poduk dari Amerika Serikat.

Menurut pembaruan Federal Register AS yang akan dipublikasikan pada Rabu (9/10/2019), perusahaan-perusahaan China yang masuk daftar hitam terbaru di antaranya adalah perusahaan pengawasan video Hikvision, serta perusahaan intelijen buatan Megvii Technology dan SenseTime.

"Entitas-entitas ini telah terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia dan kampanye penindasan di China."

"Melakukan penahanan massal, dan pengawasan teknologi tinggi terhadap warga Uighur, Kazakh, serta anggota kelompok minoritas Muslim lainnya," tulis pembaruan dalam Federal Register AS.

Baca juga: China Disebut Pakai Teknologi AI untuk Kenali Warga Uighur

Menanggapi langkah pelarangan itu, Megvii Technology, yang didukung raksasa e-commerce Alibaba, menyebut keputusan AS tidak mendasar.

"Teknologi yang dihasilkan perusahaan kami memiliki dampak positif terhadap masyarakat," kata Megvii Tech, dalam pernyataannya.

Langkah memasukkan perusahaan-perusahaan China ke dalam daftar hitam ini bukan kali pertama dilakukan AS.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X