Pasukan AS Ditarik dari Suriah, Trump Minta Turki dan Kurdi Pikirkan Sendiri Situasinya

Kompas.com - 07/10/2019, 21:16 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. AFP / SAUL LOEBPresiden Amerika Serikat Donald Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Donald Trump mengatakan, dia meminta Turki dan Kurdi supaya "memikirkan sendiri situasinya" setelah pasukan AS direncanakan ditarik dari Suriah.

Dalam serangkaian kicauan di Twitter, dia menuturkan AS sudah berdinas di Suriah selama bertahun-tahun di mana mereka seharusnya hanya terjun selama 30 hari.

Trump menyebut seiring dengan naiknya dia sebagai Presiden AS, mereka dengan cepat mengalahkan Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS).

Baca juga: Turki Hendak Gelar Operasi Militer ke Utara Suriah, PBB Bersiap yang Terburuk

Termasuk, menawan banyak anggota ISIS yang berasal dari Eropa. Trump mengeluh bagaimana Eropa menolak untuk menerima kembali warganya.

Dilansir AFP Senin (7/10/2019), dia mengomentari bahwa Kurdi memang berjuang bersama AS. Namun, dia mengklaim Kurdi dibayar dengan uang dan peralatan.

Presiden berusia 73 tahun itu mengklaim dia sudah menahan peperangan antara Kurdi dan Suriah selama hampir tiga tahun terakhir.

"Namun ini adalah waktunya bagi kami keluar dari Perang Abadi ini dan memulangkan pasukan. Kami hanya akan berperang di lokasi yang menguntungkan, dan menang," tegasnya.

"Turki, Eropa, Suriah, Iran, Irak, Rusia, dan Kurdi kini harus memikirkan sendiri situasinya, dan apa yang akan mereka lakukan dengan tawanan ISIS itu," lanjutnya.

Dia menuturkan negara-negara itu membenci ISIS, dan menegaskan Washington bakal menghancurkan ISIS jika berani mendatangi mereka.

Sebelumnya, Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dengan Kurdi sebagai ujung tombaknya berujar, penarikan pasukan AS bakal mengakibatkan kekosongan keamanan.

Kondisi itu bisa dimanfaatkan oleh ISIS untuk kembali. Namun Ankara menegaskan mereka siap melenyapkannya jika kembali lagi.

Pada Minggu (6/10/2019), Gedung Putih menjelaskan bahwa Ankara bakal segera mengeksekusi rencana invasi yang sudah lama mereka rencanakan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Seorang Warga China Diduga Terinfeksi Virus Corona di Sorong

Internasional
Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Tangkal Virus Corona, 1.230 Dokter dan Perawat dari Seluruh China Dikerahkan

Internasional
'Rencana Perdamaian' Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

"Rencana Perdamaian" Trump Bocor, Warga Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X