"Hacker" Iran Diklaim Targetkan Kampanye Trump dalam Pilpres AS 2020

Kompas.com - 05/10/2019, 10:09 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019). AFP / NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019).

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com - Peretas ( hacker) Iran dilaporkan melakukan serangan siber jelang perhelatan Pilpres AS pada 2020 mendatang.

Dalam keterangan resminya, Microsoft membeberkan peretas Iran, kemungkinan didukung pemerintahnya, melakukan setidaknya 2.700 upaya.

Mereka mengidentifikasi surel dari pejabat, jurnalis yang meliput politik, hingga tim kampanye, baik mantan maupun yang masih aktif.

Baca juga: Minta Bantuan Negara Lain Selidiki Joe Biden, Trump: Saya Punya Hak


Meski tak menyebut identitas tim kampanye yang disasar, dua sumber mengungkapkan hacker Iran itu menargetkan Trump, dikutip New York Times Jumat (4/10/2019).

Selain Teheran, peretas dari Rusia dan Korea Utara (Korut) dikabarkan juga menyasar organisasi yang bekerja sama dengan kandidat presiden di Pilpres AS 2020.

"Kami sudah melihat serangan siber di sejumlah kampanye, dan yakin volume serta intensitasnya bakal meningkat hingga pemilu," ujar Oren Falkowitz, Chief Executive Cybersecurity Company Area 1.

Laporan Microsoft mengindikasikan serangan siber dan upaya merusak kampanye atas kandidat presiden bakal meningkat di 2020.

Pada Pilpres AS 2016, hacker Rusia menginfiltrasi jaringan komputer baik Partai Demokrat maupun Republiik.

Kemudian secara selektif, mereka menyebarkan surel Demokrat, termasuk milik ketua kampanye Hillary Clinton, John D Podesta, demi mencederai reputasi Hillary.

Microstof menyatakan serangan itu terjadi pada periode 30 hari antara Agustus hingga September lalu, atau hari ketika Trump menjatuhkan sanksi tambahan ke Iran.

Pemerintah Iran meradang dan mengatakan bahwa sanksi yang ditujukan untuk menghantam sektor perminyakan, membuat ekonomi mereka berada di level resesi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X