Tampil "Berantakan" saat Bertemu PM Rusia, Duterte Diejek Netizen

Kompas.com - 04/10/2019, 20:32 WIB
Presiden Filipina Rodrigo Duterte (kanan) saat bertemu dengan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev di Moskwa, Rabu (2/10/2019). AFP / EKATERINA SHTUKINAPresiden Filipina Rodrigo Duterte (kanan) saat bertemu dengan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev di Moskwa, Rabu (2/10/2019).

MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte berkunjung ke Rusia dan bertemu dengan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev, pada Rabu (2/10/2019).

Namun foto kedua pejabat itu saat berjabat tangan menuai kritik dan ejekan dari pengguna internet Rusia, terutama dalam penampilan sang presiden.

Dalam sesi foto bersama yang kemudian beredar luas di media sosial itu, tampak Duterte yang mengenakan dasi berwarna biru yang agak longgar.

Demikian pula dengan kemeja putih di balik jas yang dikenakannya tampak sedikit kusut.


Baca juga: Survei: 82 Persen Warga Filipina Dukung Perang Anti-Narkoba Duterte

"Apakah Duterte dipukuli dengan palu sepanjang malam?" tanya salah seorang pengguna media sosial Twitter terkait penampilan Duterte.

"Apakah dia baru saja kembali dari kelab malam?" tanya seorang yang lain.

Presiden Filipina berusia 74 tahun itu sedang dalam kunjungan kerja ke Rusia, di mana dia menggelar pembicaraan dengan Medvedev.

Namun tudingan para netizen Rusia itu dibantah oleh juru bicara kepresidenan Filipina, Salvador Panelo, dalam pernyataan tertulisnya kepada wartawan, di mana dia bersikeras bahwa presiden "tidak terlihat berantakan".

Baca juga: Duterte: Lebih Baik Para Buronan Itu Ditangkap dalam Kondisi Mati

"Dia merasa sesak dan sangat tidak nyaman jika dasinya terpasang ketat di kerah," kata Panelo.

"Presiden adalah orang yang sangat higienis. Badannya juga beraroma menyegarkan, seperti yang dilihat mereka yang bertemu di dekatnya," lanjut Panelo.

Dilansir AFP, Duterte juga dikenal sebagai pria dengan pakaian kasual dan pernah hadir di pertemuan internasional dan besar dalam pakaian santai.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
Baku Tembak 'Panas' Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Baku Tembak "Panas" Terjadi di New Jersey, 6 Orang Tewas

Internasional
Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Gara-gara Tanggal Wisuda, Calon Sarjana Usia 9 Tahun Ini Keluar dari Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

[POPULER INTERNASIONAL] China Larang Kantor Pemerintah Pakai Komputer Asing | Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko

Internasional
Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Menlu Retno Ajak Guatemala Gabung CPOPC

Internasional
Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Erdogan: Jika Diundang, Turki Bakal Kerahkan Pasukan ke Libya

Internasional
Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Penembakan Massal di Rumah Sakit Ceko, 6 Orang Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X