Kompas.com - 04/10/2019, 19:40 WIB
Foto bertanggal 27 Februari 2019, menunjukkan bangkai helikopter Angkatan Udara India yang jatuh dan menewaskan enam tentara. AFP / TAUSEEF MUSTAFAFoto bertanggal 27 Februari 2019, menunjukkan bangkai helikopter Angkatan Udara India yang jatuh dan menewaskan enam tentara.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Angkatan Udara India untuk pertama kalinya mengkonfirmasi telah menembak jatuh salah satu helikopternya sendiri saat konflik dengan Pakistan.

Enam orang tewas dalam insiden salah tembak di atas Kashmir, pada Februari lalu itu.

"Pengadilan penyelidikan telah selesai dan itu adalah kesalahan kami bahwa rudal kami mengenai helikopter kami," kata kepala Angkatan Udara India, Marsekal Rakesh Kumar Bhadauria, dikutip AFP.

"Kami akan memastikan kesalahan seperti itu tidak terulang di masa mendatang," tambahnya kepada wartawan.

Baca juga: Pertempuran Udara di Atas Wilayah Kashmir Bakal Diangkat Jadi Film

Helikopter militer jatuh pada 27 Februari lalu, ketika pesawat India dan Pakistan terlibat dalam pertempuran udara di Kashmir, konflik militer paling serius antara kedua negara dalam beberapa tahun terakhir.

Sehari sebelum insiden, pesawat tempur India mengklaim telah menghancurkan apa yang disebut sebagai "kamp teror" yang digunakan untuk pelatihan kelompok militan Jaish-e-Mohammed di daerah Balakot, Pakistan.

Serangan itu dilancarkan sebagai tindakan balasan atas serangan bom bunuh diri pada 14 Februari yang diklaim Jaish-e-Mohammed dan menewaskan 40 tentara India.

Militer India pada saat itu tidak memberi alasan atas kecelakaan helikopter itu meskipun laporan media yang mengutip sebuah sumber anonim telah menyebutnya sebagai tembakan dari pihak teman.

Baca juga: Baku Tembak Polisi dan Kelompok Militan Pecah di India Kashmir, 2 Tewas

Kebingungan masih melingkupi sejumlah pesawat lain yang diklaim ditembak jatuh, dengan Pakistan mengatakan pesawatnya menjatuhkan dua jet tempur India, namun New Delhi mengaku hanya kehilangan satu jet tempur.

Sebaliknya, India mengklaim telah menembak jatuh sebuah jet tempur F-16 milik Pakistan, tetapi Islamabad membantahnya.

Wilayah Kashmir yang ada di kaki pegunungan Himalaya, telah menjadi sumber konflik antara India dan Pakistan, sejak kedua negara merdeka dari Inggris pada 1947.

Perseteruan memperebutkan wilayahn Kashmir telah memicu tiga dari empat peperangan antara India dengan Pakistan.

Ketegangan antara kedua negara kembali meningkat beberapa waktu lalu setelah New Delhi memutuskan mencabut status otonomi Kashmir pada 5 Agustus lalu.

Baca juga: PM Pakistan: Jika Perang Pecah di Kashmir, Kami Akan Berjuang hingga Akhir



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X