Kompas.com - 04/10/2019, 16:49 WIB

Kematian Agatha, anak kelima yang disebut tewas di tangan penegak hukum sepanjang tahun ini, memicu kemarahan warga Rio, di mana kekerasan polisi semakin meningkat dan menjadi masalah di kota itu.

Baca juga: Kerusuhan di Penjara Altamira Brasil, 16 Napi Dipenggal

Antara Januari hingga Agustus 2019, kepolisian Rio tercatat telah menembak mati 1.249 orang, hampir seperlima lebih banyak dibandingkan setahun yang lalu.

Angka tersebut setara dengan kematian 5 orang per hari, lebih banyak untuk periode ini daripada sejak negara mulai menyimpan basis data pada tahun 2003.

Para kritikus menuduh Presiden Jair Bolsonaro dan Gubernur Rio Wilson Witzel, bertanggung jawab setelah keduanya menganjurkan polisi mengambil tindakan yang lebih keras terhadap para penjahat.

Keduanya dianggap telah mendorong dan memberanikan polisi untuk menembak atau membunuh tersangka kriminal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.