Kompas.com - 04/10/2019, 15:10 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com – Teka-teki penyerahan kekuasaan dari Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad ke Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim berlanjut.

Pasalnya, Mahathir melontarkan pernyataan kontroversial Kamis (3/10/2019) di mana dia dengan gamblang mengaku belum ada pembicaraan mengenai transisi.

"Kami belum mendiskusikannya," ujar perdana menteri yang akrab disapa Dr M itu kepada media Malaysia, The Star.

Baca juga: Mahathir Disebut Bakal Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim dalam 2 Tahun, Ini Kata Menpora Malaysia Syed Saddiq

Pemimpin terpilih tertua dunia itu melanjutkan, sangat sulit baginya memutuskan kapan tanggal untuk menyerahkan kursi PM kepada Anwar Ibrahim.

“Kita harus mempelajari keadaan. Sulit bagi saya untuk memutuskan jika masih ada tugas saya yang baru setengah selesai atau belum selesai.” tutur politisi berusia 94 tahun itu.

Berbicara di hari yang sama, Anwar kemudian memberikan tanggapan berupa bantahan apa yang disampaikan oleh mantan musuh politiknya tersebut.

Anwar menegaskan, pembicaraan mengenai penyerahan kursi PM Malaysia sudah dibahas dengan ketua koalisi Pakatan Harapan tersebut.

“Jelas ada pembicaraan walau itu tergantung kepada interpretasi. Mengatakan tidak ada pembicaraan adalah hal yang tidak benar,"  tegasnya.

Anggota parlemen dari distrik Port Dickson itu berujar, kesepakatan sudah tercapai pada Januari 2018 sebelum pemilu yang mengantarkan Pakatan ke pucuk kekuasaan.

Meski begitu, politisi berumur 72 tahun tersebut mengakui memang belum ada tanggal yang disepakati. “Belum ada tanggal, itu akan didiskusikan lagi.” ucapnya.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.