Pria Austria Coba Bunuh Mantan Istrinya Pakai Paket Bom Rakitan

Kompas.com - 03/10/2019, 22:57 WIB
Ilustrasi ancaman bom. SHUTTERSTOCKIlustrasi ancaman bom.

GUTTARING, KOMPAS.com - Seorang pria Austria berusia 28 tahun ditahan dengan tuduhan melakukan percobaan pembunuhan terhadap mantan istrinya menggunakan paket bom rakitan.

Korban yang berusia 27 tahun, seorang ibu dari tiga anak, harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar serius setelah sebuah paket bom meledak di depan wajahnya.

Insiden percobaan pembunuhan dengan paket bom rakitan itu terjadi apartemen korban di kota Guttaring, negara bagian Carinthia, di Austria selatan, pada Selasa (1/10/2019).

Korban mengalami luka bakar setelah mengambil paket yang dikirimkan ke kediamannya.

Baca juga: Bom Rakitan Meledak di Kantor Polisi China, 3 Orang Terluka

Dilansir AFP, berdasarkan laporan pihak kepolisian, korban yang mengalami luka bakar tingkat tiga dan dua pada 40 persen tubuhnya, telah menjalani dua kali operasi.

Pihak kepolisian setempat mengumumkan pada Kamis (3/10/2019), telah menahan mantan suami korban, yang diduga kuat sebagai pelaku percobaan pembunuhan, dengan dibantu seorang kaki tangan.

Kaki tangan yang membantu tersangka, yang berusia 29 tahun, diketahui adalah anggota militer. Dia bertugas mengantarkan paket bom rakitan ke rumah korban, menekan bel, dan langsung melarikan diri.

Sementara tersangka utama, mantan suami korban, yang juga bekas anggota militer, bersembunyi di dekat lokasi dan meledakkan paket bom dari jarak jauh, menurut laporan polisi.

Baca juga: Bom Rakitan Meledak di India, Bocah Usia 8 Tahun Tewas

Tersangka ditahan pada hari yang sama dengan saat insiden terjadi, sementara kaki tangannya baru ditangkap dua hari berselang.

Polisi mengatakan bahwa para pelaku telah menguji coba bahan peledak buatan sendiri itu selama musim panas, meledakkannya di hutan, setelah membeli komponennya secara online.

Penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui alasan tersangka mencoba membunuh mantan istrinya itu.

Dilansir AFP, tercatat sepanjang tahun lalu ada 73 korban pembunuhan di Austria, dengan 41 di antaranya adalah wanita, menurut data kementerian dalam negeri negara itu.

Separuh dari kasus pembunuhan selama 2018 tercatat dilakukan oleh anggota keluarga korban.

Baca juga: Sebuah Bom Rakitan Ditemukan di Dalam Mobil di Brisbane



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X