Polisi Malaysia Tahan Empat Orang Terkait Kasus Pembunuhan Gajah Kerdil

Kompas.com - 02/10/2019, 20:20 WIB
Ilustrasi gajah pygmy atau gajah kerdil Borneo. SHUTTERSTOCKIlustrasi gajah pygmy atau gajah kerdil Borneo.

SABAH, KOMPAS.com - Kepolisian Malaysia dilaporkan telah menahan empat orang pria dan menyita sejumlah senjata yang diduga berkaitan dengan kasus pembunuhan brutal seekor gajah pygmy atau gajah kerdil.

Diberitakan sebelumnya, seekor gajah pygmy yang terancam punah ditemukan mati dengan sekitar 70 luka tembak dan bagian gading telah dipotong.

Bangkai hewan itu ditemukan di pulau Kalimantan, di negara bagian Sabah, Malaysia, pekan lalu.

Dilansir AFP, bangkai gajah jantan itu ditemukan mengambang dengan separuh bagian tenggelam di sungai dan diikatkan ke pohon di tepi sungai menggunakan seutas tali.

Baca juga: Bangkai Gajah Ditemukan dengan 70 Luka Tembak dan Gading Hilang

Temuan itu menjadi kasus terkini perburuan gajah kerdil, yang jumlahnya terus berkurang karena mereka menjadi sasaran para pemburu untuk diambil gadingnya.

Selain itu habitat gajah kerdil juga terus terpinggirkan oleh perkebunan dan pertanian yang semakin meluas hingga menggusur hutan yang menjadi rumah para gajah.

Mereka yang ditahan, tiga merupakan warga Malaysia dan seorang warga asing, berusia 48 hingga 68 tahun.

"Mereka ditangkap dalam penggerebekan di sekitar distrik Tawau, setelah petugas mendapat informasi dari warga masyarakat," kata pejabat senior kepolisian, Peter Umbuas, dikutip AFP.

Baca juga: 2 Ekor Gajah Lepas Kendali di Festival Keagamaan di Sri Lanka, 17 Orang Luka-luka

Dia tidak mengungkapkan kewarganegaraan satu orang pria asing yang ditahan.

Bersama para tersangka, polisi juga mendapati sebuah senjata shotgun, dua senapan rakitan, beserta sejumlah peluru, yang langsung disita petugas.

"Kami telah mengajukan permohonan penahanan keempat tersangka untuk membantu proses penyelidikan. Kami juga berusaha menemukan gading gajah yang hilang," kata Umbuas.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X