Istri Pangeran Harry Gugat Surat Kabar yang Publikasikan Suratnya kepada Sang Ayah

Kompas.com - 02/10/2019, 13:48 WIB
Pangeran Harry, Meghan Markle dan bayi Archie. EuronewsPangeran Harry, Meghan Markle dan bayi Archie.

SUSSEX, KOMPAS.com - Pangeran Harry mengungkapkan bahwa istrinya, Meghan, telah mengajukan tuntutan hukum kepada media yang mempublikasikan suratnya tanpa izin.

Dalam pernyataan panjang yang dipublikasikan di laman situs Duke and Duchess of Sussex, Harry menuduh pihak surat kabar Mail on Sunday telah secara tidak sah menerbitkan surat yang ditulis Meghan untuk ayahnya, Thomas Markle.

Dilansir The Sun, Meghan menegaskan bahwa surat itu, yang merinci rasa sakitnya di pengasingan mereka sejak pernikahan, bersifat pribadi.

Dalam sebuah pernyataan yang mengungkapkan langkah hukum yang telah diambil, Pangeran Harry mengklaim jika dirinya dan istrinya menderita dampak "menyakitkan" dari "propaganda tanpa henti" terhadap Meghan.

Baca juga: Meghan Markle Lepas Cincin Pertunangan Saat di Afsel, Ada Apa?

Harry mengungkapkan dirinya takut akan sejarah yang terulang, merujuk pada bagaimana pers selalu mengikuti ibunya, Putri Diana.

"Saya telah melihat apa yang terjadi ketika seseorang yang saya cintai mengalami komoditisasi hingga mereka tidak lagi diperlakukan atau dipandang sebagai orang yang sesungguhnya."

"Saya sudah kehilangan ibu saya dan sekarang saya menyaksikan istri saya menjadi korban kekuatan yang sama," tulis Harry.

Pernyataan yang dikeluarkan Pangeran Harry tampaknya telah melanggar protokol tidak resmi, dengan membahas masalah pribadi saat berada di tengah-tengah tur kerajaan.

Dalam pernyataannya, Pangeran Harry mengatakan bahwa dia dan Meghan percaya pada "kebebasan media dan laporan yang benar dan objektif" sebagai "landasan demokrasi".

Baca juga: Ikuti Jejak Putri Diana, Pangeran Harry Berjalan di Ladang Ranjau Angola

"Namun sayangnya, istri saya telah menjadi salah satu korban terkini dari pers tabloid Inggris yang melakukan kampanye terhadap orang-orang tanpa memikirkan konsekuensinya."

"Kampanye kejam yang telah meningkat selama setahun terakhir, sepanjang kehamilannya, hingga saat membesarkan putra kami yang baru lahir," kata Harry.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber The Sun
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X