Regu Pembunuh Jurnalis Saudi Jamal Khashoggi Bercanda Cara Memutilasi Tubuhnya

Kompas.com - 02/10/2019, 12:55 WIB
Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober. via Sky NewsJamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang dibunuh di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober.

LONDON, KOMPAS.com - Fakta mengerikan tersaji dalam rekaman pembunuhan jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi yang terjadi tepat setahun lalu.

Regu pembunuh Khashoggi terekam bercanda tentang bagaimana cara memutilasi tubuh Khashoggi sebelum dia datang pada 2 Oktober 2018.

Helena Kennedy, pengacara asal Inggris yang membantu penyelidikan berkata, dalam rekaman dia mendengar mereka menyebut Jamal Khashoggi sebagai "hewan kurban".

Baca juga: Setahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Khashoggi Masih Diselimuti Misteri


"Ada diskusi seperti 'apakah tubuh dan pinggangnya bakal masuk ke kantong?'," ujar Kennedy kepada program BBC Panorama, dikutip AFP Selasa (1/10/2019).

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman awalnya mendapat pujian dari dunia karena dipandang sebagai pemimpin reformis dengan visi baru untuk negaranya.

Namun sejak pembunuhan di konsulat Istanbul, Turki, dia mendapat sorotan negatif karena dianggap terlibat dalam kasus tersebut.

Kennedy menceritakan, salah satu dari regu pembunuh yang merupakan dokter forensik patologis Salah al-Tubaigy sempat membahas dia belum pernah memotong jenazah yang baru meninggal.

"Bahkan ketika Anda adalah tukang jagal, Anda akan menggantung hewan yang hendak Anda potong," ujar Tubaigy dalam rekaman itu.

Tubaigy juga mengatakan dia selama ini hanya berhadapan dengan kadaver, dan bekerja sambil ditemani musik, rokok, serta kopi.

"Mereka membahas soal Khashoggi dan bertanya 'Apakah hewan kurban itu sudah datang? Anda kemudian bisa mendengar mereka tertawa. Sangat mengerikan," ujarnya.

Turki menyerahkan rekaman penyadapan berdurasi 45 menit kepada PBB supaya mereka menginvestigasi pembunuhan jurnalis 59 tahun itu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
Kembali Disebut Trump 'Pria Roket', Kim Jong Un Tidak Senang

Kembali Disebut Trump "Pria Roket", Kim Jong Un Tidak Senang

Internasional
Trump Sebut Perdana Menteri Kanada 'Si Muka Dua' di Pertemuan NATO

Trump Sebut Perdana Menteri Kanada "Si Muka Dua" di Pertemuan NATO

Internasional
13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

13 Orang di Filipina Tewas akibat Amukan Topan Kammuri

Internasional
Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Penembakan di Pangkalan Pearl Harbor, 3 Orang Tewas Termasuk Pelaku

Internasional
Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Jokowi Raih Asian of the Year 2019, Dianggap Pemimpin Jujur dan Efektif

Internasional
Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Presiden Jokowi Dinobatkan sebagai Asian of the Year 2019 oleh Media Singapura The Straits Times

Internasional
Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO, Ada Apa?

Internasional
AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

AS Pertimbangkan Kirim 14.000 Tentara Tambahan ke Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

[POPULER INTERNASIONAL] China Beri Peringatan kepada AS | Pemimpin Dunia Ketahuan Bergosip soal Trump

Internasional
Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Ibu Ini Ditangkap Setelah Jual Bayinya Seharga Rp 31 Juta

Internasional
Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Korut Rilis Gambar Kim Jong Un Tunggangi Kuda Putih di Gunung Keramat Paektu

Internasional
Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Sempat Calon Unggulan, Senator Kamala Harris Mundur dari Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

6 Orang Tewas Diserang di Afghanistan, Salah Satunya Dokter asal Jepang

Internasional
UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

UU soal Muslim Uighur Disahkan, China: AS Bakal Membayar Akibatnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X