Kompas.com - 02/10/2019, 08:41 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump memberikan kecaman terkerasnya menyikapi proses pemakzulan terhadap dirinya oleh oposisi Partai Demokrat.

Komentarnya muncul sehari Menteri Luar Negeri Mike Pompeo berupaya menahan lima stafnya, baik aktif atau mantan, untuk bersaksi di hadapan Kongres.

Baca juga: Menlu AS: Partai Demokrat Lakukan Intimidasi dalam Penyelidikan Pemakzulan Trump

"Setelah saya mempelajarinya, saya berkesimpulan ini bukanlah pemakzulan. Ini adalah KUDETA," ujar Trump di Twitter dikutip AFP Rabu (2/10/2019).

Presiden 73 tahun itu menuduh Demokrat berusaha merenggut suara rakyat, amendemen kedua soal kebebasan membawa senjata, hingga tembok perbatasan.

Sementara Pompeo menuding tiga pimpinan komite DPR AS yang memimpin penyelidikan telah melakukan perisakan dan memperlakukan pegawainya tidak baik.

Tetapi oposisi balik menuduh Pompeo berusaha menghalangi upaya mereka mengorek keterangan mengenai dugaan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan Trump.

Demokrat mengumumkan penyelidikan pemakzulan setelah muncul laporan dari internal intelijen AS soal percakapan telepon Trump dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Dalam perbincangan bertanggal 25 Juli itu, Trump meminta Zelensky untuk menyelidiki putra Joe Biden, kandidat pesaingnya di Pilpres 2020.

Trump juga melancarkan serangan kepada Adam Schiff, politisi Demokrat yang menjabat sebagai Ketua Komite Intelijen DPR AS.

Schiff adalah salah satu yang memimpin penyelidikan terhadapnya. Trump menginginkan supaya Schiff juga ikut ditangkap atas dugaan pengkhianatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.