Survei Publik AS: Dukungan Pemakzulan Trump Meningkat, tapi...

Kompas.com - 01/10/2019, 11:41 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019). AFP / NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019).

NEW YORK, KOMPAS.com – Dukungan publik Amerika Serikat (AS) atas pemakzulan Presiden Donald Trump meningkat jika berdasarkan survei terbaru Quinnipiac University, diwartakan The Hill Senin (30/9/2019).

Dalam jajak pendapat yang digelar 27-29 September itu, sebanyak 47 persen rakyat mendukung keputusan memakzulkan presiden 73 tahun itu.

Angka tersebut meningkat hingga 10 poin dari survei sebelumnya pada 19-23 September, di mana saat itu hanya 37 persen yang setuju pemakzulan.

Baca juga: Presiden Ukraina Tidak Berencana Merilis Transkrip Pembicaraan Telepon dengan Trump

Namun, secara keseluruhan publik AS masih terbelah tajam menyikapi upaya melengserkan Trump, di mana 47 persen ada juga yang menentang.

Dukungan pemakzulan terhadap presiden ke-45 dalam sejarah AS itu juga masih partisan, alias berdasar identitas partai.

Hanya tujuh persen pemilih partai Republik yang setuju menggusur Trump. Tak beda jauh dari survei sebelumnya di mana empat persen pendukung Republik menyuarakan setuju.

Meningkatnya dukungan pemakzulan Trump diyakini karena naiknya dukungan dari pemilih partai oposisi Demokrat maupun Independen.

Sebanyak 90 persen konstituen Demokrat menginginkan Trump lengser, meningkat tajam dari jajak pendapat sebelumnya, 73 persen.

Mayoritas pemilih independen masih menentang pemakzulan di mana 50% menolak. Namun tren peningkatan dukungan terlihat di mana 42% pemilih independen mendukung dibanding 34 persen dari survei sebelumnya.

Survei yang sama juga memaparkan 54 persen publik setuju Trump telah menyalahgunakan kekuasaannya, berbanding 43 persen yang kontra.

Halaman:


Sumber The Hill
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X