Perayaan HUT Ke-70 Dimulai, Presiden China: Tak Ada Kekuatan yang Bisa Menggoyang Bangsa Ini

Kompas.com - 01/10/2019, 10:22 WIB
Presiden China Xi Jinping yang mengenakan pakaian Mao Zedong, pendiri China modern, bertepuk tangan di samping mantan Presiden Jiang Zemin dalam perayaan 70 tahun berkuasanya partai komunis di Lapangan Tiananmen pada Selasa, 1 Oktober 2019. REUTERS/JASON LEEPresiden China Xi Jinping yang mengenakan pakaian Mao Zedong, pendiri China modern, bertepuk tangan di samping mantan Presiden Jiang Zemin dalam perayaan 70 tahun berkuasanya partai komunis di Lapangan Tiananmen pada Selasa, 1 Oktober 2019.

BEIJING, KOMPAS.com - Presiden China Xi Jinping menegaskan tak ada kekuatan yang bisa menggoyahkan mereka dalam perayaan HUT ke-70.

Berdiri di mimbar Tiananmen, tempat pendiri Mao Zedong memproklamasikan Republik Rakyat China pada 1 Oktober 1949, Xi menegaskan kembali "impian China".

"Tidak ada kekuatan yang bia menggoyang dasar dari bangsa yang hebat ini," ucap Presiden China 66 tahun itu mengenakan "pakaian Mao".

Baca juga: Rayakan HUT Ke-70, China Bakal Gelar Parade Tank hingga Rudal

"Tak ada kekuatan yang bisa menghentikan orang China dan bangsa ini maju terus," ujar pemimpin paling berkuasa setelah Mao Zedong itu.

Dilansir AFP Selasa (1/10/2019), Xi Jinping kemudian menaiki mobil beratap terbuka, dan mulai memeriksa pasukan dalam HUT ke-70 itu.

Sekitar 15.000 tentara, tank, dan senjata berteknologi tinggi dipamerkan dalam acara memperingati transisi China dari negara miskin ke kekuatan ekonomi terbesar kedua dunia.

Tembakan kehormatan bergema sebanyak 70 kali, dan bendera nasional yang berwarna merah pun berkibar untuk memperingati 70 tahun Partai Komunis berkuasa.

Senjata baru seperti drone hipersonik hingga rudal balistik antarbenua yang bisa menjangkau AS bakal dipamerkan dalam HUT ke-70 itu.

Dalam perayaan ini, Xi menghadapi sejumlah tantangan untuk mempertahankan stabilitas ekonomi dan politik dari dalam dan luar.

Tantangan dari eksternal antara lain perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) serta demam babi Afrika yang membuat harga babi melonjak.

Dari dalam adalah aksi unjuk rasa prodemokrasi Hong Kong yang berlangsung sejak Juni, kadang disertai dengan bentrokan demonstran dan polisi.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Jika Terus Diserang, PM Israel Ancam Bakal Habis-habisan Gempur Gaza

Internasional
Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Jenazah Pria Palestina Diangkat Pakai Buldozer, Begini Pembelaan Israel

Internasional
Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X