Presiden Ukraina Tidak Berencana Merilis Transkrip Pembicaraan Telepon dengan Trump

Kompas.com - 30/09/2019, 21:22 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. AFP/LUDOVIC MARIN, SAUL LOEBPresiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

KIEV, KOMPAS.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki rencana untuk mempublikasikan transkrip pembicaraan teleponnya dengan Presiden Amerika Serika Donald Trump, pada 25 Juli lalu.

Pembicaraan telepon antara Zelensky dengan Trump saat ini tengah menjadi perhatian lantaran disebut sebagai pemicu dimulainya penyelidikan pemakzulan oleh Partai Demokrat terhadap presiden AS.

Trump diduga telah menyalahgunakan kewenangannya sebagai presiden AS untuk menekan pemerintah Ukraina guna melakukan penyelidikan terhadap mantan wapres AS, Joe Biden, yang berpeluang menjadi lawan Trump dalam pemilu 2020 mendatang.

Baca juga: Trump Ingin Bertemu Si Pelapor Skandal Ukraina yang Buat Dia Terancam Dimakzulkan

Sebelumnya Gedung Putih telah merilis ringkasan transkrip telepon Trump dengan Zelensky pekan lalu.

Dalam rangkuman transkrip tersebut dikonfirmasi bahwa Trump telah meminta Zelensky untuk menyelidiki Biden dan putranya Hunter, yang sempat menjadi anggota dewan perusahaan migas di Ukraina.

Banyak pihak yang kemudian menyangsikan transkrip yag dirilis Gedung Putih karena bukan menampilkan catatan kata-per-kata.

Sejumlah pihak lantas mendesak agar Ukraina mau merilis transkrip percakapan telepon versi mereka.

Baca juga: Skandal Trump Desak Presiden Ukraina, Utusan AS untuk Ukraina Mundur

"Sebelum menjadi presiden saya tidak pernah menjadi diplomat, tetapi saya pikir saya telah melakukan banyak percakapan seperti itu dalam hidup saya dan akan melakukannya lebih banyak lagi," kata Zelensky.

"Ada sejumlah perbedaa dan hal-hal tertentu yang saya pikir akan menjadi tidak benar, bahkan untuk dipublikasikan," tambahnya.

Saat ditanya apakah Kiev berencana membuka penyelidikan terhadap Joe Biden dan putranya seperti yang diinginkan Trump, Zelensky menjawab bahwa Kiev tidak akan bertindak semata-mata hanya karena adanya perintah negara lain.

"Kami tidak dapat diperintah untuk melakukan apa pun. Kami adalah negara merdeka," kata Zelensky.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X