Tidak Dapat F-35 AS, Erdogan Ingin Turki Bangun Jet Tempur Sendiri

Kompas.com - 30/09/2019, 15:03 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berpidato dalam pertemuan Partai Keadilan dan Pembangunan Turki (AKP) di Ankara, Jumat (26/1/2018). Adem Altan / AFPPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan berpidato dalam pertemuan Partai Keadilan dan Pembangunan Turki (AKP) di Ankara, Jumat (26/1/2018).

ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan, negaranya ingin membangun jet tempur sendiri demi mandiri di sektor pertahanan 2023 mendatang.

Pernyataan itu dia ucapkan setelah Ankara tidak mendapatkan F-35 dari Amerika Serikat (AS), buntut pembelian sistem rudal Rusia S-400.

Baca juga: Abaikan Sanksi AS, Erdogan: Turki Akan Tetap Beli Minyak dari Iran

"Kami akan membangun jet tempur kami sendiri seperti kami membangun drone, maupun helikopter tempur," tegas Erdogan kepada harian pro-pemerintah A Haber.


"Mereka telah membangunkan raksasa tidur. Maka mereka akan menanggung konsekuensinya," lanjutnya dalam kutipan yang dipublikasikan Ahval Minggu (20/9/2019).

AS bersikukuh bahwa jet tempur F-35 tidak akan bisa berdampingan dengan sistem rudal S-400 yang dituding sebagai wadah intelijen Rusia.

Pada Juli lalu, Washington secara resmi mengeluarkan Turki dari program senjata yang diklaim termahal dalam sejarah Negeri "Uncle Sam" itu.

"AS dan mitra F-35 lainnya selaras dengan keputusan untuk menangguhkan Turki dari program dan memulai proses untuk mengeluarkan mereka," jelas wakil Pentagon, Ellen Lord.

Erdogan kemudian melirik jet tempur produk Sukhoi, Su-35 dan Su-57, demikian keterangan sumber diplomatik Rusia pada September ini.

Sinyal itu menguat setelah Erdogan hadir dalam pameran kedirgantaraan internasional MAKS-2019 bersama Presiden Vladimir Putin.

"Mengapa tidak? Kami tak datang kemari hanya untuk membuang waktu," ujar Erdogan saat ditanya apakah Su-35 dan Su-57 merupakan alternatif bagi F-35.

Kepada awak media dalam perjalanan pulang kembali ke Ankara dari Moskwa, dia menerangkan bakal mendengar dahulu keputusan final AS soal jet tempur F-35.

"Setelah itu kami akan mengambil sikap. Pasar bisa membantu kami untuk memenuhi kebutuhan kami dalam skala luas," papar presiden berusia 65 tahun itu.

Sementara Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan mereka bakal mencari alternatif lain jika ditendang dari jet tempur F-35.

Baca juga: Ditanya Bakal Beli Jet Tempur Rusia Setelah Dikeluarkan AS dari F-35, Erdogan: Mengapa Tidak?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Ahval News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Internasional
Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X