Putra Mahkota Saudi Bertanggung Jawab atas Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi, tapi...

Kompas.com - 30/09/2019, 14:45 WIB
Pangeran Mohammed bin Salman. AFP/FAYEZ NURELDINEPangeran Mohammed bin Salman.

RIYADH, KOMPAS.com - Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, menyatakan dia bertanggung jawab dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Tetapi, dia membantah memerintahkan untuk melenyapkan kontributor The Washington Post yang dibunuh ketika sedang mengurus dokumen pernikahan itu.

Dalam wawancara dengan program CBS 60 Minutes, putra mahkota berjuluk MBS itu menyebut pembunuhan Jamal Khashoggi sebagai "kejahatan keji".

Baca juga: Putra Mahkota Saudi Pikul Tanggung Jawab dalam Pembunuhan Khashoggi

"Tetapi saya selaku pemimpin Saudi bertanggung jawab penuh. Terutama karena pelakunya dilakukan orang yang bekerja di pemerintahan kami," tegasnya.

Saat ditanyakan apakah dia yang menyuruh untuk membunuh jurnalis 59 tahun itu, dengan tegas MBS membantahnya, dikutip Sky News dan AFP Senin (30/9/2019).

Khashoggi dibunuh ketika memasuki kantor Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018. Hingga saat ini, jenazahnya belum ditemukan.

Putra Mahkota berusia 34 tahun itu mendapat tekanan internasional setelah media Turki merilis berbagai rekaman hingga foto berkaitan dengan kasus itu.

Laporan dari penyidik PBB menyatakan bahwa MBS bertanggung jawab penuh atas pembunuhan itu, dan perannya seharusnya juga diselidiki.

Tak hanya penyidik PBB. Baik Kongres hingga intelijen Amerika Serikat (AS) juga mengambil kesimpulan bahwa MBS bertanggung jawab.

Riyadh berulang kali membantah MBS terlibat dengan pembunuhan Jamal Khashoggi yang dulunya dikenal dekat dengan anggoya kerajaan.

Saudi menyatakan pembunuhan yang dikabarkan dilakukan oleh tim beranggotakan 15 orang itu merupakan operasi dari tim yang tidak jelas.

MBS menjelaskan, mustahil baginya untuk mengetahui atau mencerna laporan dari tiga juta pegawai pemerintah negara kaya minyak itu.

Riyadh sudah mengklaim bahwa 11 orang telah disidang, dengan lima di antaranya dijatuhi hukuman mati karena dianggap terlibat langsung.

Baca juga: Arab Saudi Jual Bangunan yang Dipakai Membunuh Jurnalis Jamal Khashoggi



Sumber Sky News,AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X