Trump Tak Peduli Campur Tangan Rusia dalam Pilpres 2016, karena AS Juga Melakukannya

Kompas.com - 28/09/2019, 18:25 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump ketika berpidato dalam Sidang Umum PBB yang dilangsungkan di New York, 24 September 2019. AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Drew AngererPresiden Amerika Serikat Donald Trump ketika berpidato dalam Sidang Umum PBB yang dilangsungkan di New York, 24 September 2019.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump dikabarkan tidak peduli dengan campur tangan Rusia dalam Pilpres 2016.

Kabar yang diembuskan The Washington Post itu terjadi dalam pertemuan di Ruang Oval Gedung Putih pada Mei 2017, di mana dia disebut membeberkan informasi rahasia soal ISIS.

Dilansir AFP Sabtu (28/9/2019), Trump mengucapkannya ketika bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, dan Duta Besar Rusia untuk AS, Sergey Kislyak.

Baca juga: Skandal Trump Desak Presiden Ukraina, Utusan AS untuk Ukraina Mundur

Kepada keduanya, Trump mengatakan dia tidak peduli dengan campur tangan Kremlin di Pilpres 2016, karena AS juga melakukannya di negara lain.

Menurut keterangan tiga sumber anonim, pertemuan itu digelar sehari setelah Trump memecat Direktur FBI James Comey, di mana Trump disebut "sangat senang".

Komentar itu kemudian mengejutkan Gedung Putih, yang segera membatasi akses komentar itu hanya kepada empunya otoritas keamanan tinggi.

Pengakuan itu muncul di tengah beredarnya laporan percakapan telepon antara Trump dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Si pelapor dalam keluhannya menyatakan, transkrip percakapan itu sistem keamanan sangat tinggi yang diperuntukkan bagi informasi rahasia.

Transkrip itu berisi perbincangan di mana Trump mendesak Zelensky supaya menyelidiki kasus yang membelit putra calon pesaingnya, Joe Biden.

Tidak diketahui apakah dokumen perbincangan Trump dengan dua pejabat Rusia itu dimasukkan ke dalam sistem dokumentasi negara yang sama.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X