Trump Tak Peduli Campur Tangan Rusia dalam Pilpres 2016, karena AS Juga Melakukannya

Kompas.com - 28/09/2019, 18:25 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan tidak peduli dengan campur tangan Rusia dalam Pilpres 2016.

Kabar yang diembuskan The Washington Post itu terjadi dalam pertemuan di Ruang Oval Gedung Putih pada Mei 2017, di mana dia disebut membeberkan informasi rahasia soal ISIS.

Dilansir AFP Sabtu (28/9/2019), Trump mengucapkannya ketika bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, dan Duta Besar Rusia untuk AS, Sergey Kislyak.

Baca juga: Skandal Trump Desak Presiden Ukraina, Utusan AS untuk Ukraina Mundur

Kepada keduanya, Trump mengatakan dia tidak peduli dengan campur tangan Kremlin di Pilpres 2016, karena AS juga melakukannya di negara lain.

Menurut keterangan tiga sumber anonim, pertemuan itu digelar sehari setelah Trump memecat Direktur FBI James Comey, di mana Trump disebut "sangat senang".

Komentar itu kemudian mengejutkan Gedung Putih, yang segera membatasi akses komentar itu hanya kepada empunya otoritas keamanan tinggi.

Pengakuan itu muncul di tengah beredarnya laporan percakapan telepon antara Trump dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.

Si pelapor dalam keluhannya menyatakan, transkrip percakapan itu sistem keamanan sangat tinggi yang diperuntukkan bagi informasi rahasia.

Transkrip itu berisi perbincangan di mana Trump mendesak Zelensky supaya menyelidiki kasus yang membelit putra calon pesaingnya, Joe Biden.

Tidak diketahui apakah dokumen perbincangan Trump dengan dua pejabat Rusia itu dimasukkan ke dalam sistem dokumentasi negara yang sama.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.