Rusia Desak AS Tak Rilis Percakapan Trump dan Putin

Kompas.com - 28/09/2019, 08:13 WIB
Presiden AS Donald Trump (kiri) berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan APEC di Danang, Vietnam pada 11 November 2017. AFP/MIKHAIL KLIMENTYEVPresiden AS Donald Trump (kiri) berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan APEC di Danang, Vietnam pada 11 November 2017.

NEW YORK, KOMPAS.com - Rusia mendesak AS supaya tidak merilis percakapan telepon antara Persiden Donald Trump dengan Presiden Vladimir Putin.

Desakan itu muncul setelah Trump menjadi subyek penyelidikan pemakzulan buntut perbincangannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Baca juga: Ketua DPR AS: Trump Tak Memberi Kami Pilihan

Saat hadir di PBB, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menganalogikan percakapan telepon itu dengan surat yang tak bisa dibaca orang lain.

"Itu tak senonoh. Dalam dua orang yang dipilih oleh negaranya, ada tata krama diplomatik yang membutuhkan kerahasiaan tertentu," ujar Lavrov.

Dilansir AFP Jumat (27/9/2019), Gedung Putih merilis percakapan telepon Trump dan Zelensky pada 25 Juli yang menjadi inti penyelidikan pemakzulan.

Percakapan itu menunjukkan Trump meminta kepada Zelensky supaya menyelidiki kasus yang membeli anak lawan politiknya, Joe Biden.

House of Representatives (DPR AS) yang dikuasai oposisi Demokrat bakal menyelidiki apakah Trump menahan bantuan militer Ukraina senilai 400 juta dollar, atau Rp 5,6 triliun.

Penahanan bantuan itu disebut merupakan cara Trump untuk menekan Zelensky guna membuka investigasi kasus putra Biden, Hunter.

Lavrov yang bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengkritik politisi dan media AS karena meminta rilis transkrip percakapan Trump dan Zelensky.

Dia mengaku tidak paham dengan demokrasi di mana satu pihak mendesak pemerintah untuk mengeluarkan penjelasan. "Bagaimana kalian bisa hidup dalam kondisi itu?" tanyanya.

Adapun hubungan Trump dan Putin juga menjadi sorotan, di mana presiden 73 tahun itu kerap melontarkan pujian kepada Putin.

Selain itu, Trump juga menyangkal laporan intelijen bahwa Putin mengintervensi Pilpres AS 2016 yang memenangkan dirinya.

Tapi, investigasi yang dipimpin mantan Direktur FBI Robert Mueller tak menemukan bukti tim kampanye Trump terlibat kerja sama dengan Rusia.

Baca juga: Trump Sebut Whistleblower Tak Berbeda dengan Mata-mata atau Pengkhianat

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X