China Dituding Ambil dan Jual Organ dari Umat Muslim Uighur yang Ditahan

Kompas.com - 27/09/2019, 23:02 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

JENEWA, KOMPAS.com - Pemerintah China disebut telah mengambil dan memperdagangkan organ manusia dari umat agama dan etnis minoritas yang dianiaya, termasuk Muslim Uighur.

Tuduhan itu disampaikan organisasi nirlaba, China Tribunal di hadapan Dewan Hak Asasi Manusia PBB dalam pertemuan di Jenewa, pekan ini.

Organisasi itu menyebut pemerintah China telah mengambil organ jantung, paru-paru, ginjal, serta kulit dari kaum Muslim Uighur dan anggota kelompok agama Falun Gong.

Pengacara China Tribunal, Hamid Sabu, mengatakan kepada PBB bahwa organisasi itu memiliki bukti pengambilan organ tersebut.

"Pengambilan organ secara paksa dari tahanan, termasuk kaum minoritas agama Falun Gong dan Uighur, telah berlangsung selama bertahun-tahun di seluruh penjuru China dalam skala yang signifikan," ujar Sabi dalam video yang telah dipublikasikan oleh China Tribunal.

Baca juga: Kunjungi Kamp Uighur di China, Menteri Urusan Agama Malaysia Dikecam

Laporan yang dirilis organisasi itu di bulan Juni menyebutkan bahwa "sejumlah besar tahanan" telah dibunuh atas perintah dari otoritas China, dengan beberapa dibedah saat tahanan masih hidup dan diambil organ-organnya untuk kemudian dijual.

Menurut laporan Tribunal, organ yang diambil termasuk ginjal, jantung, paru-paru, kornea, hingga kulit, yang digunakan untuk tujuan medis, termasuk operasi transplantasi.

Sabi mengatakan, ratusan ribu korban, terutama pengikut gerakan spiritual Falun Gong yang dilarang, telah menjadi sasaran bersama dengan kaum minoritas Muslim Uighur.

"Ini merupakan salah satu kekejaman massal terburuk abad ini," kata Sabi, dikutip Reuters.

Laporan pada bulan Juni tersebut dipimpin oleh Sir Geoffrey Nice, pengacara Inggris, yang menjadi jaksa penuntut umum dalam kasus persidangan mantan presiden Yugoslavia, Slobodan Milosevic.

Baca juga: China Disebut Pakai Teknologi AI untuk Kenali Warga Uighur

Halaman:


Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X