Kompas.com - 27/09/2019, 15:42 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad kembali menyinggung rencana suksesi kekuasaan kepada Anwar Ibrahim.

Berbicara di acara dialog yang diselenggarakan Council on Foreign Relations di New York, Kamis (26/9/2019), perdana menteri yang akrab disapa Dr M ini menyampaikan akan mengundurkan diri sebelum pemilu mendatang.

Adapun pemilu Malaysia berikutnya harus diselenggarakan paling lambat pada Mei 2023.

"Saya berjanji akan meletakkan jabatan sebelum pemilu mendatang dan menyerahkan kekuasaan kepada sosok lain. Kira-kira saya masih punya tiga tahun lagi," ujar politisi berusia 94 tahun itu, seperti dikutip Malaysia Kini.

Baca juga: Mahathir: Saya Akan Umumkan Tanggal Penyerahan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim

Mahathir tidak menjelaskan lebih lanjut kapan tepatnya tiga tahun yang dimaksud, apakah tiga tahun dari sekarang yang berarti sampai 2022 atau setahun sebelum pemilu berikutnya.

Suami dari Siti Hasmah ini mengatakan dia masih harus mencapai beberapa target sebelum mengundurkan diri.

Mahathir juga menyebut bahwa dia tidak dapat menjamin jika suksesornya nanti akan dapat memimpin Malaysia dengan baik.

Politisi kawakan ini mengambil contoh Abdullah Ahmad Badawi, yang menurutnya adalah suksesor yang gagal.

Badawi menjabat sebagai perdana menteri Malaysia pada 2003, ketika Mahathir turun takhta setelah 22 tahun berkuasa.

Baca juga: Mahathir: Saya Tak Akan Mengingkari Janji Saya dengan Anwar Ibrahim

Pak Lah, demikian Badawi sering dipanggil, memimpin Malaysia hingga 2009. Awalnya Mahathir mendukung penuh Badawi namun kemudian berubah menjadi pengkritik suksesornya itu.

Mahathir menambahkan, yang dapat dilakukannya saat ini adalah meletakkan dan membangun fondasi kesuksesan bagi suksesornya.

Pernyataan Mahathir tersebut tak pelak kembali menjadikan rencana suksesi kekuasaan antara Mahathir dan Anwar kembali tak menentu.

Rencana suksesi kekuasaan itu terus menjadi teka-teki lantara Mahathir yang berkali-kali mengubah jawabannya mengenai kapan dia akan menyerahkan tampuk kekuasaan kepada Anwar.

Selain itu juga muncul pertanyaan apakah Mahathir sungguh-sungguh berikhtiar menginginkan Anwar menggantikannya.

Baca juga: Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Pekan lalu Mahathir mengatakan akan mengumumkan tanggal penyerahan kekuasaan namun tidak merinci kapankah waktu yang dimaksud.

"Saya akan memberi tahu tanggal pastinya, yang pasti saya akan menepati janji," kata Mahathir seperti dikutip The Star Malaysia, Jumat (20/9/2019).

Bulan Juni lalu, Mahathir menyebut dia berencana untuk menjabat lebih lama, yaitu selama tiga tahun atau hingga 2021.

Seperti diketahui, Koalisi Pakatan Harapan telah sepakat bahwa Mahathir akan menyerahkan kekuasaan kepada Anwar setelah dua tahun menjabat, yakni pada bulan Mei tahun 2020.

Anwar sendiri beberapa waktu lalu sempat menyampaikan kepada Bloomberg bahwa dia akan menggantikan Mahathir pada 2020.

Baca juga: Anwar Ibrahim: Saya Akan Gantikan Mahathir pada 2020

"Menurut pemahaman bersama, saya akan menggantikan Mahathir sekitar bulan Mei 2020, namun saya tidak terlalu mempersoalkan tepatnya bulan berapa," ucap Anwar, Rabu (18/9/2019).

Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) ini juga menegaskan Mahathir konsisten dengan janjinya.

"Saya percaya Tun Dr Mahathir sangat konsisten menyampaikan saya akan menggantikannya. Terkadang dia menyebut tiga tahun lagi, terkadang dua tahun lagi. Itulah sosok Mahathir. Kita tidak dapat mengubahnya," ujar Anwar saat berkomentar di sebuah acara dialog yang digelar oleh Milken Institute, pada Kamis (19/9/2019) pekan lalu.

Namun Anwar kembali menegaskan bahwa Mahathir tidak ambigu mengenai rencana transisi kekuasaan dengannya dan bahwa sudah dipastikan jika dirinya yang akan menggantikan Mahathir sebagai perdana menteri.

Baca juga: Anwar Ibrahim: Saya Tidak Pernah Menawarkan Diri Jadi Anggota Kabinet Malaysia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.