Kapal Tanker Inggris yang Ditangkap oleh Iran Bersiap Berlayar

Kompas.com - 27/09/2019, 15:09 WIB
Gambar yang dirilis Tasnim News pada 20 Juli lalu menunjukkan kapal tanker berbendera Inggris Stena Impero yang ditahan Iran setelah dianggap melanggar peraturan maritim internasional. REUTERS PHOTO/TASNIM NEWSGambar yang dirilis Tasnim News pada 20 Juli lalu menunjukkan kapal tanker berbendera Inggris Stena Impero yang ditahan Iran setelah dianggap melanggar peraturan maritim internasional.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Kapal tanker berbendera Inggris yang dilepaskan Iran dilaporkan bersiap berlayar setelah ditahan selama dua bulan.

Penangkapan Stena Impero dianggap sebagai aksi balasan Teheran setelah kapal tanker mereka ditangkap Inggris di Gibraltar.

Baca juga: Dibebaskan Gibraltar, Kapal Tanker Iran Bongkar Muatan Minyak di Mediterania

Dilansir AFP Jumat (27/9/2019), kapal tanker Adrian Darya-1 (dulunya Grace-1) disita setelah dianggap melanggar sanksi Uni Eropa dengan mengirim minyak ke Suriah.


Teheran berulang kali menyanggah tuduhan itu. Namun Agustus lalu, Gibraltar memutuskan melepaskan Adrian Darya-1 meski dicegah oleh AS.

"Stena Impero berangkat dari tambatan ke perairan internasional Selat Hormuz pada 090.00," ujar organisasi maritim Hormozgan dalam keterangan resmi.

Pernyataan organisasi lokal Iran juga dibenarkan Erik Hanell, direktur eksekutif perusahaan swedia selaku operator kapal tanker itu.

Organisasi Hormozgan menyatakan, meski Stena Impero diizinkan pergi, kasus yang membelinya masih disidangkan di pengadilan Iran.

Baik kapten maupun anak buah kapal juga memberikan pernyataan tertulis bahwa mereka tidak mempunyai klaim apa pun soal perlakuan yang diterima.

Korps Garda Revolusi Iran mengelilingi Stena Impero dengan kapal cepat sebelum naik ke atas kapal di Selat Hormuz pada 19 Juli.

Stena Impero segera dibawa ke Bandar Abbas dengan tuduhan mengabaikan panggilan darurat, dan mengubah pelacak setelah menabrak kapal nelayan.

Sebanyak tujuh dari total 23 kru Stena Impero yang ditahan oleh otoritas Iran dilaporkan pada 14 September lalu.

Baca juga: Pejabat AS Tawarkan Uang Jutaan Dollar bagi Kapten Kapal Tanker Iran

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Internasional
Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Internasional
Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Internasional
Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump 'Muka Dua'

[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump "Muka Dua"

Internasional
Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X