Negara Bagian di Australia Ini Izinkan Warganya Miliki dan Tanam Ganja

Kompas.com - 26/09/2019, 15:35 WIB
Ilustrasi ganja ThinkstockIlustrasi ganja

CANBERRA, KOMPAS.com - Negara bagian Australia Capital Territory (ACT) atau Wilayah Ibu Kota Australia menjadi yang pertama di negara ini yang mengizinkan warganya untuk memiliki, menggunakan, bahkan menanam ganja.

Majelis Legislatif negara bagian yang mencakup ibu kota Canberra ini, pada Rabu (25/9/2019), telah mengesahkan undang-undang yang melegalkan kepemilikan ganja dalam jumlah tertentu dan menanamnya di rumah mereka.

Dilansir ABC Australia, di bawah undang-undang baru tersebut, setiap orang dewasa di ACT akan diizinkan untuk memiliki hingga 50 gram ganja kering atau 150 gram ganja basah.

Warga juga dibenarkan secara hukum untuk menanam dua pohon ganja per orang dan maksimum empat pohon ganja per rumah tangga.


Baca juga: INFOGRAFIK: Di Balik Ganja yang Melenakan...

Kendati demikian, undang-undang yang baru akan berlaku pada 31 Januari 2020 mendatang ini, juga turut mengatur secara ketat mengenai kapan dan di mana ganja dapat dikonsumsi.

Di antaranya ganja tidak dapat dikonsumsi di tempat umum, atau di mana saja yang dekat dengan anak-anak. Selain itu ganja yang dimiliki harus harus disimpan di tempat yang tidak dapat diakses oleh anak-anak.

Sedangkan untuk tanaman ganja disyaratkan untuk ditanam di tempat yang tidak dapat diakses secara bebas oleh publik.

Tetap Bisa Dipenjara

Meski dilegalkan untuk memiliki dan menanam ganja dalam jumlah terbatas, warga ACT juga tetap diperingatkan kalau masih ada risiko hukum yang serius, termasuk kemungkinan dijatuhi hukuman penjara jika melanggar.

Baca juga: BNN: Indonesia Tidak Pernah Gunakan Ganja untuk Medis

Aturan hukum ini bertentangan dengan hukum Persemakmuran yang tetap menggolongkan ganja sebagai zat terlarang sehingga kepemilikan ganja juga termasuk ilegal.

Di samping itu, petugas kepolisian di ACT juga tetap memiliki kewenangan untuk menangkap dan menuduh siapa pun terkait ganja di bawah aturan baru ini.

Oleh karena itu sangat mungkin perbuatan mengonsumsi ganja di ACT juga tetap bisa membuat seseorang berurusan dengan hukum.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Penembakan Kembali Terjadi di Thailand, 1 Orang Tewas

Internasional
Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Senator AS Ini Sebut Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Internasional
Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Ternyata, Nama Planet Pluto Diambil dari Orang Ini

Internasional
Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Dokumen Bocor Sebut China Menahan Uighur karena Punya Jenggot

Internasional
Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Sudah Sembuh dari Virus Corona, Pria Ini Ingin Makan Kebab

Internasional
Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Ledakan Bom Hantam Tim Vaksin Polio di Pakistan

Internasional
Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Pemerintah China Minta Warganya yang Sembuh dari Virus Corona untuk Donasikan Darah

Internasional
Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Terapkan Aturan Ketat untuk Tangkal Virus Corona, Warga Hubei Dilarang Keluar Rumah

Internasional
Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Aktivis HAM Pengkritik Presiden China Xi Jinping Ditahan

Internasional
Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Kim Jong Un Habiskan Rp 6,8 Miliar demi Kuda Jantan Putih Asli Rusia

Internasional
Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Wabah Virus Corona, Pedagang Hewan Liar di China Berniat Jualan Lagi jika Larangan Dicabut

Internasional
Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Ayah di Suriah Ini Ajari Anaknya Tertawa Setiap Dengar Ledakan Bom

Internasional
Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Kisah Pasien Virus Corona: Kakek Baru Dapat Kasur Rumah Sakit 3 Jam Sebelum Meninggal

Internasional
Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Hamas Gunakan Gambar Wanita Cantik untuk Retas Ponsel Tentara Israel

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 18 Februari 2020 Capai 1.863 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X