Hadiri Sidang Umum PBB Naik Jet Pribadi, PM Inggris Tuai Kritik

Kompas.com - 25/09/2019, 23:04 WIB
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. AFP / ISABEL INFANTESPerdana Menteri Inggris Boris Johnson.

"Banyak politisi mengakui bahwa perubahan iklim bukan masalah tunggal atau sampingan, melainkan masalah yang telah menjalar pada masa kita."

Baca juga: Perusahaan Travel Tertua Inggris Bangkrut, Ribuan Orang Terlantar

"Untuk perdana menteri kita membuat pengakuan yang sama, dan menindaklanjutinya, akan sangat membantu dalam mengatasi krisis iklim," tambahnya.

Sementara RAF mengatakan bahwa Voyager dapat beroperasi sebagai pesawat penumpang dengan cara yang sama seperti pesawat sipil dan mengantarkan personel ke medan pertempuran dengan selamat berkat sistem pertahanan yang dimiliki.

Perdana menteri melakukan perjalanan antara dua kota yang terhubung oleh rute udara antarbenua tersibuk di dunia, yakni bandara JFK di New York dengan bandara Heathrow, London.

Perdana menteri sebelumnya, Theresa May, tercatat juga memilih moda transportasi yang serupa saat melakukan perjalanan menghadiri Sidang Umum PBB pada 2018.

Baca juga: Inggris Yakin Iran Ada di Balik Serangan ke Fasilitas Minyak Arab Saudi

Penerbangan May ke New York tahun lalu menggunakan anggaran sebesar 143.000 poundsterling atau sekitar Rp 2,5 miliar.

Perjalanan paling mahal mantan perdana menteri May yang tercatat adalah saat menuju Buenos Aires untuk menghadiri KTT G20 pada November 2018, yang disebut menghabiskan anggaran hingga hampir 500.000 poundsterling atau sekitar Rp 8,7 miliar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Di Turki, Risma Cerita soal Kelucuan Bonek

Internasional
Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X