Hadiri Sidang Umum PBB, Presiden Brasil: Media Berbohong soal Kebakaran Amazon

Kompas.com - 25/09/2019, 15:28 WIB
Presiden Brasil Jair Bolsonaro berbicara di hadapan Majelis Umum PBB, di New York, Selasa (24/9/2019). AFP / DREW ANGERERPresiden Brasil Jair Bolsonaro berbicara di hadapan Majelis Umum PBB, di New York, Selasa (24/9/2019).

NEW YORK, KOMPAS.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengatakan kabar yang menyebut hutan Amazon sedang dihancurkan menggunakan kebakaran adalah sebuah kebohongan.

Bolsonaro juga menuduh negara-negara yang mengarahkan kritikan kepadanya memiliki "jiwa penjajah".

Berbicara untuk pertama kalinya di hadapan Majelis Umum PBB sebagai presiden, pidato Bolsonaro itu menanggapi laporan dari organisasi hak asasi manusia.

Human Rights Watch menuduhnya telah memberi izin untuk penebangan liar dan gagal melindungi pihak yang berusaha mempertahankan hutan hujan terbesar di dunia itu.

"Hutan Amazon tidak sedang dihancurkan atau dilalap api. Media telah berbohong," kata Bolsonaro, dalam pidatonya sepanjang 32 menit.

Baca juga: Karhutla di Riau dan Kalimantan Berbeda dengan Amazon, Apa Bedanya?

"Adalah kekeliruan mengatakan bahwa Amazon adalah warisan umat manusia, dan adalah sebuah kesalahpahaman yang dikonfirmasi ilmuwan dengan mengatakan bahwa hutan Amazon kami adalah paru-paru dunia," ujarnya.

"Menggunakan dan memanfaatkan kekeliruan ini, negara-negara tertentu, bukannya membantu.. justru telah berperilaku tak sopan dan dengan jiwa penjajah."

"Mereka bahkan mempertanyakan apa yang paling kita anggap sebagai nilai paling sakral, kedaulatan kita," kata Bolsonaro.

"Salah satu negara ini, selama pertemuan G7 baru-baru ini bahkan berani menyarankan penerapan sanksi kepada Brasil tanpa berkonsultasi atau bahkan mendengarkan Brasil," ujar Bolsonaro yang dengan jelas mengacu pada Perancis.

Baca juga: Kebakaran Hutan Amazon, Brasil Larang Pembakaran Lahan selama 60 Hari

Beberapa waktu lalu, Perancis dan Irlandia telah mengancam akan memblokir perjanjian perdagangan antara Uni Eropa dengan negara-negara Amerika Selatan, termasuk Brasil, karena kebijakan lingkungan Bolsonaro.

Halaman:


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X