Pakistan Diguncang Gempa Magnitudo 5,2, Korban Tewas Capai 22 Orang

Kompas.com - 25/09/2019, 12:44 WIB
Warga menyaksikan jalanan yang rusak akibat gempa dangkal yang mengguncang kota Mirpur di Pakistan, pada Selasa (24/9/2019). REUTERS / AKHTAR SOOMROWarga menyaksikan jalanan yang rusak akibat gempa dangkal yang mengguncang kota Mirpur di Pakistan, pada Selasa (24/9/2019).

Di sekitar Mirpur, jalanan hancur total dengan kendaraan terbalik akibat getaran gempa, sementara jembatan, menara telepon seluler, dan tiang-tiang listrik juga rusak parah.

Guncangan gempa mendorong warga di Lahore dan Islamabad untuk keluar ke jalan. Getaran gempa bahkan dilaporkan turut dirasakan hingga New Delhi.

Baca juga: Perdana Menteri Pakistan Sebut PM India Narendra Modi seperti Pria Pengecut

Dilaporkan Press Trust of India, orang-orang juga panik dan bergegas keluar gedung di Rajasthan, Punjab, dan Haryana.

Diberitakan sebelumnya, juru bicara militer Mayor Jenderal Asif Ghafoor menjelaskan bahwa pasukan Pakistan dikerahkan membawa bantuan medis bagi korban gempa.

Sementara, Perdana Menteri Region Azad Kashmir, Raja Farooq, menegaskan bahwa fokus utama pihaknya saat ini adalah melakukan operasi penyelamatan.

Kepada GNN TV, Farooq mengatakan saat ini masih ada warga yang terperangkap dalam gedung. "Kami mengerahkan seluruh sumber daya untuk membantu mereka," ujarnya.

Baca juga: Di Hadapan PBB, Pakistan Peringatkan Ancaman Genosida di Kashmir

Pakistan yang terletak di atas batas lempeng tektonik India dan Eurasia, menjadikannya rentan terhadap musibah gempa bumi.

Negara itu pernah dilanda gempa berkekuatan 7,6 pada Oktober 2005, yang menewaskan hingga lebih dari 73.000 orang dan menyebabkan sekitar 3,5 juta warga kehilangan tempat tinggal di Kashmir.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X