Pakistan Diguncang Gempa Magnitudo 5,2, Korban Tewas Capai 22 Orang

Kompas.com - 25/09/2019, 12:44 WIB
Warga menyaksikan jalanan yang rusak akibat gempa dangkal yang mengguncang kota Mirpur di Pakistan, pada Selasa (24/9/2019). REUTERS / AKHTAR SOOMROWarga menyaksikan jalanan yang rusak akibat gempa dangkal yang mengguncang kota Mirpur di Pakistan, pada Selasa (24/9/2019).

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Gempa mengguncang kawasan Pakistan timur laut, pada Selasa (24/9/2019), menewaskan sedikitnya 22 orang dan melukai ratusan lainnya.

Dampak gempa juga tampak dari kerusakan yang terjadi pada ruas-ruas jalan dan bangunan yang roboh.

Petugas penyelamat masih berjuang untuk mencapai para korban yang terdampak bencana gempa dangkal tersebut.

Militer Pakistan turut menurunkan anggotanya untuk memimpin operasi pencarian dan penyelamatan, seiring meningkatnya kekhawatiran akan jumlah korban yang mungkin bertambah.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,8 Landa Pakistan, 8 Orang Tewas

"Penilaian kerusakan berdasarkan pemeriksaan fisik awal telah dilakukan, sebanyak 22 orang kehilangan nyawa, termasuk seorang tentara," kata sumber informasi militer, Selasa (24/9/2019) malam.

Pusat gempa berkekuatan 5,2 tercatat berada di dekat kota Mirpur, di Kashmir, sekitar 20 kilometer arah utara kota Jhelum, provinsi Punjab, dengan kedalaman 10 kilometer, menurut Badan Survei Geologi AS (USGS).

Mirpur, sebuah kota yang terkenal dengan kawasan perumahan mewah, memiliki ikatan kuat dengan Inggris, dengan mayoritas dari 450.000 penduduknya memegang paspor Inggris dan Pakistan.

Area kerusakan paling parah dilaporkan berada di Jhelum dan Mirpur, demikian keterangan dari Otoritas Penanganan Bencana Pakistan, Letnan Jenderal Mohammad Afzal.

Baca juga: BMKG: 2 Pelajaran dari Gempa Merusak di Pakistan untuk Indonesia

Operasi penyelamatan telah dilakukan sepanjang malam di kawasan itu, dengan rumah sakit melaporkan lonjakan pasien dengan patah tulang.

"Saya sedang dalam perjalanan bertemu seorang teman saat tiba-tiba seluruh area berguncang keras dan tembok besar runtuh."

"Saat saya sadar, saya sudah berada di tempat tidur rumah sakit," kata Ali Badshah, siswa kelas lima sekolah dasar, salah seorang korban luka yang dirawat di rumah sakit di Mirpur karena patah kaki.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X