Kompas.com - 24/09/2019, 17:38 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump tuai kemarahan netizen setelah dianggap mengejek gadis 16 tahun yang memarahi para pemimpin dunia di Twitter.

Aktivis lingkungan Greta Thunberg berbicara dalam KTT Perubahan Iklim atas undangan dari Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.

Baca juga: Bicara di KTT Perubahan Iklim PBB, Gadis 16 Tahun Ini Marahi Para Pemimpin Dunia

Dalam kesempatan itu, gadis 16 tahun asal Swedia itu berpidato secara emosional. Bahkan, dia berani memarahi para pemimpin dunia di sana.

"Saat ini, kita berada di ambang kepunahan massal. Namun kalian malah membicarakan uang dan kisah dongeng pertumbuhan ekonomi," kata Greta Thunberg.

Dalam kicauannya di Twitter seperti diberitakan Sky News Selasa (24/9/2019), Trump mengunggah video yang memperlihatkan pidato Greta.

"Dia sepertinya adalah gadis muda yang sangat senang, menantikan masa depan yang indah dan bersinar. Sangat menyenangkan melihatnya," katanya.

Twit itu tak pelak langsung menuai kemarahan dari netizen. "Bagaimana Trump memperlakukan seorang gadis sangatlah menjijikkan," terang salah satu warganet.

Trump yang sebelumnya menyebut perubahan iklim sebagai hoaks, menghabiskan beberapa menit dalam KTT yang menjadi pusat dalam agenda Sidang Umum PBB.

Greta yang bertolak ke New York, markas besar PBB, menggunakan yacht, sempat terekam kamera menatap sinis Trump yang melewatinya.

Dalam pidatonya, Thunberg menuding para pemimpin dunia telah mengkhianati generasi muda karena gagal mengatasi masalah emisi gas rumah kaca, yang turut memicu terjadinya pemanasan global.

Greta mengeluhkan bagaimana para pemimpin dunia itu mendengar keluh kesah aktivis tentang situasi genting yang dunia sedang hadapi.

"Jika kalian memahami situasi namun tetap tidak bertindak, maka kalian adalah Iblis. Saya akan menolak untuk percaya dengan kalian," tegasnya.

Baca juga: Trump Tak Menolak Bertemu Presiden Iran, tapi...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.