Kompas.com - 24/09/2019, 16:48 WIB
Para pengunjuk rasa pro-demokrasi merusak bendera China saat aksi protes di sebuah pusat perbelanjaan di Sha Tin, Hong Kong, pada Minggu (22/9/2019). AFP / ISAAC LAWRENCEPara pengunjuk rasa pro-demokrasi merusak bendera China saat aksi protes di sebuah pusat perbelanjaan di Sha Tin, Hong Kong, pada Minggu (22/9/2019).

HONG KONG, KOMPAS.com - Seorang gadis remaja berusia 13 tahun dilaporkan sempat ditahan oleh aparat kepolisian Hong Kong karena diduga telah membakar bendera China saat mengikuti aksi demonstrasi.

Dilaporkan SCMP, gadis itu ditahan saat mengikuti aksi unjuk rasa menentang pemerintah Hong Kong di Tuen Mun, pada Sabtu (21/9/2019) akhir pekan lalu.

Tak hanya gadis itu, polisi juga menahan seorang bocah laki-laki, juga berusia 13 tahun, dengan tuduhan membawa "senjata berbahaya".

Namun bocah yang diidentifikasi bernama berlakang Kong, yang ditangkap dalam aksi di Tseung Kwan O, itu hanya membawa pena laser dan sekaleng cat semprot.

Baca juga: Aksi Demo Hong Kong, Bendera China Diinjak-injak dan Dibuang ke Sungai

Kedua remaja tersebut dilaporkan telah kembali dibebaskan dengan jaminan pada Minggu (22/9/2019).

"Sulit dipahami, bagaimana pena laser dan cat semprot bisa digolongkan sebagai senjata. Kecuali jika polisi melihat atau memiliki bukti bahwa bocah itu menggunakannya untuk menyerang seseorang," kata Billy Li on-yin, ketua Kelompok Pengacara Progesif.

Rangkaian aksi protes prodemokrasi dan menentang pemerintah di Hong Kong telah terjadi selama 16 pekan, terhitung sejak Juni lalu.

Li mengatakan, penangkapan anak di bawah umur dan orang dewasa dikhawatirkan bukan karena usia, tetapi karena mereka sewenang-wenang.

"Namun anak-anak di bawah umur kurang mendapat informasi tentang hak-hak mereka ketika mereka ditahan, yang membuat situasi lebih memprihatinkan," kata Li.

Baca juga: Pendemo Hong Kong Garis Keras: Kekerasan Itu Perlu

Kong ditangkap dengan seorang pemuda lain, Chan, yang berusia 19 tahun. Pemuda itu ditahan atas pertemuan ilegal, menurut polisi.

Halaman:


Sumber SCMP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X