[POPULER INTERNASIONAL] Candaan Presiden Ukraina | TKI Terpapar Paham ISIS di Singapura

Kompas.com - 24/09/2019, 08:39 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat berbicara di pertemuan tahunan ke-16 Yalta European Strategy (YES), di Kiev, pada 12-14 September 2019. AFP PHOTO / HANDOUT / UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SERPresiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat berbicara di pertemuan tahunan ke-16 Yalta European Strategy (YES), di Kiev, pada 12-14 September 2019.

KOMPAS.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menampilkan video lelucon saat memaparkan presentasi dalam pertemuan bisnis internasional.

Sementara di Singapura, dilaporkan tiga orang tenaga kerja Indonesia (TKI) telah ditahan otoritas setempat lantaran diduga membiayai kegiatan terorisme.

Berikut ini rangkuman sejumlah berita internasional yang banyak dibaca di Kompas.com sepanjang Senin (23/9/2019):

1. Presiden Ukraina Bercanda soal Pemimpin Dunia


Peristiwa ini terjadi dalam pertemuan tahunan ke-16 Yalta European Strategy atau YES yang digelar di Kiev pada 12-14 September lalu.

Saat itu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky hendak memaparkan presentasi tentang peluang investasi terbaik di negaranya.

Namun di awal presentasi Zelensky menyajikan hiburan berupa video lelucon percakapan para pemimpin dunia di WhatsApp.

Bagaimana kabar selengkapnya? Silakan Anda simak di sini.

2. Pernyataan Menteri Pertahanan Rusia soal Kapal Induk

Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu menyatakan bahwa negaranya tidak membutuhkan kapal induk karena tidak berniat untuk menyerang negara lain.

Sebaliknya, Rusia disebutnya membutuhkan persenjataan yang mampu menenggelamkan kapal induk sebagai persiapan jika mendapat serangan dari musuh.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X