Iran Jamin Izinkan Wanita ke Stadion untuk Tonton Laga Kualifikasi Piala Dunia di Teheran

Kompas.com - 23/09/2019, 16:31 WIB
Suporter Timnas Iran membentangkan spanduk sebagai aksi protes atas kematian Saha Khodayari yang dianggap sebagai bentuk diskriminasi kamu wanita. twitterSuporter Timnas Iran membentangkan spanduk sebagai aksi protes atas kematian Saha Khodayari yang dianggap sebagai bentuk diskriminasi kamu wanita.

MILAN, KOMPAS.com - Otoritas Iran memberi jaminan kepada badan sepak bola dunia, FIFA, bahwa mereka akan mengizinkan kaum wanita menyaksikan pertandingan kualifikasi Piala Dunia secara langsung di stadion, bulan depan.

Kepastian jaminan dari otoritas Iran itu disampaikan Presiden FIFA Gianni Infantino, pada Minggu (22/9/2019), setelah pihaknya mendesak pemerintah negara itu.

"Kami telah diyakinkan bahwa pada pertandingan internasional Iran berikutnya, wanita akan diizinkan memasuki stadion sepak bola," kata Infantino dalam konferensi FIFA tentang sepak bola wanita di Milan.

FIFA telah mendesak kepada Teheran untuk mengakhiri peraturan yang melarangan kaum wanita memasuki stadion untuk menyaksikan pertandingan sepak bola secara langsung.


Baca juga: Pengadilan Iran Selidiki Kasus Perempuan Bakar Diri Usai Ditahan karena Menonton Sepak Bola

Desakan tersebut lantaran larangan itu dianggap FIFA telah melanggar undang-undang sepak bola internasional yang melarang diskriminasi.

"Kami perlu para penggemar wanita untuk hadir (di pertandingan), kami harus mendorongnya dengan hormat namun juga dengan cara yang kuat dan keras bahwa hal ini tidak bisa ditunda lagi."

"Ini adalah sesuatu yang sangat penting, sudah 40 tahun ini tidak terjadi, dengan beberapa pengecualian, tetapi penting untuk pindah ke tingkat berikutnya dan ke tahap berikutnya," kata Infantino, dikutip The New Arab.

Iran telah melarang penonton wanita dari menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion sejak 1981, dengan alasan pendapat ulama yang menilai kaum wanita harus dilindungi dari atmosfer maskulin dan pandangan pria yang berpakaian semi-terbuka.

Baca juga: Ditangkap karena Menonton Laga Sepak Bola di Stadion, Seorang Wanita Iran Tewas Bakar Diri

Namun sebuah insiden terjadi, dengan seorang perempuan Iran dilaporkan tewas setelah melakukan aksi bakar diri usai ditangkap karena menonton pertandingan sepak bola.

Identitas perempuan berusia 30 tahun itu tidak diungkapkan pihak berwenang kepada publik. Namun media setempat mengidentifikasinya sebagai Sahar Khodayari.

Sahar ditangkap pada bulan Maret lalu setelah kedapatan mencoba memasuki stadion untuk menyaksikan pertandingan sepak bola.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X