Ketika Kopi Membantu Veteran Vietnam Membesarkan Keluarganya

Kompas.com - 21/09/2019, 18:02 WIB
Nyuyen van Tuyen di rumahnya di Vietnam. Tim CeritalahNyuyen van Tuyen di rumahnya di Vietnam.

“Saya terpaksa menanam sendiri. Saya juga memelihara sapi dan menggunakan kotorannya sebagai pupuk," katanya.

Ada bulan-bulan panas, dan bulan-bulan kering. Tuyen harus membuat pengairan terus menerus. "Itulah tugas utama sekaligus biaya terbesar. Sedangkan pada waktu itu tidak ada sistem instalasi air. Saya harus mengairi sepanjang malam, dari pukul 7 malam hingga 5-6 pagi,” kata Tuyen.

Setelah tiga tahun, Tuyen berhasil menuai panen pertamanya, pertanda awal kesuksesan dari bisnis perkebunan kopinya.

Baca juga: Ekspor Perikanan Indonesia Kalah dengan Vietnam, Ini Masalahnya

Tuyen memperoleh kira-kira VND 31.500.000 - 36.000.000 (1.340 - 1.550 dollar AS) per hektar. Pada musim paling panas, ia harus mengeluarkan VND 300.000 (13 dollar AS) untuk irigasi dan sekitar VND 200.000 (9 dollar AS) untuk tiap pekerja per hari selama masa panen. Dia biasanya mempekerjakan dua buruh untuk panennya.

Meski begitu, tantangannya sebagai petani tidak selalu mudah. Harga kopi bisa naik-turun. Dan dia masih ingat saat harus mengemis pada para pembeli, yang kadang tanpa hasil. Ada masa-masa dimana ia ingin sekali untuk menebang habis tanaman kopinya.

Namun ada yang mendorongnya untuk terus berjuang, yaitu anak-anaknya. Dia ingin memastikan dapat menyekolahkan semua anaknya. Dia bahkan mulai mengambil pekerjaan sampingan, “Saya hanya mencoba yang terbaik, bekerja keras dan melakukan banyak pekerjaan.”

Pada akhirnya Tuyen membabat sebagian tanamannya untuk membuka lahan pertanian yang lebih komersil seperti labu, kacang-kacangan, dan jagung, yang kemudian dijual istrinya ke pasar setempat. Ia juga mulai memancing di danau belakang rumahnya: tangkapannya kemudian dijual.

“Saya orang yang tekun,” kata Tuyen mengenai dirinya, ”saya senantiasa selalu mencari solusi. Saat Perang Vietnam, saya menjadi supir truk, membawa persenjataan dan suplai yang ditujukan untuk medan perang di bagian selatan.”

Sampai sekarang, dia masih sangat bangga pada pengalamannya semasa perang sebagai supir yang berhasil menghindari tentara Amerika, mengangkut senjata dan perbekalan untuk tentara dari Hanoi ke Hai Phong.

Menurutnya, para petani Vietnam memang harus sangat independen. Kebanyakan dari mereka adalah petani kecil dan tidak mendapat banyak bantuan dari pemerintah.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X