Pertama Kali, Resepsi Diplomatik Peringatan HUT Kemerdekaan RI Digelar di Gedung Senat AS

Kompas.com - 21/09/2019, 12:03 WIB
Suasana resepsi diplomatik memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan RI di Ruang Kennedy Caucus, Gedung Senat AS, pada Kamis (19/9/2019). KBRI WASHINGTON DCSuasana resepsi diplomatik memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan RI di Ruang Kennedy Caucus, Gedung Senat AS, pada Kamis (19/9/2019).

WASHINGTON, KOMPAS.com - Penyelenggaraan resepsi diplomatik dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI di ibu kota Amerika Serikat tahun ini sedikit berbeda dari sebelum-sebelumnya.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya acara resepsi diplomatik diselenggarakan di Wisma Indonesia, tahun ini Kedutaan Besar RI Washington DC berkesempatan menggelar resepsi diplomatik di Gedung Senat AS di Capitol Hill.

Agenda yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan RI itu sekaligus merayakan 70 tahun hubungan diplomatik RI dan AS yang jatuh pada tahun ini.

"Di tempat bersejarah ini, bertepatan dengan 70 tahun perayaan hubungan bilateral RI-AS, saya ingin mengingatkan kontribusi paling penting dari AS untuk Indonesia, yaitu dukungannya terhadap Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan melalui pengakuan internasional."

Baca juga: Tandai Peringatan 17 Agustus di Italia, KBRI Roma Pukul Gong

"Banyak diplomat dan juru runding AS terlibat dalam Komite Jasa Baik untuk Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Komite Tiga Negara yang dibentuk oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," ujar Duta Besar RI Mahendra Siregar mengungkapkan salah satu alasan pemilihan Capitol Hill sebagai tempat resepsi diplomatik tahun ini.

"Peran Kongres AS juga sangat besar dalam mengirimkan pesan kepada pemerintah kolonial saat itu agar serius mengalihkan kekuasaan kepada Indonesia jika bantuan Marshall Plan ingin tetap diteruskan," katanya menegaskan.

Mahendra Siregar juga menyampaikan kemajuan Indonesia di bidang politik sebagai negara demokrasi presidensial terbesar di dunia dengan masyarakat yang majemuk dan toleran.

"Indonesia sejak awal pendiriannya mengakui pentingnya kerja sama internasional termasuk kerja sama bilateral dengan AS."

"Terlebih saat ini Presiden Joko Widodo telah berkomitmen untuk memperkuat ekonomi dan pembangunan SDM, investasi infrastruktur, dan good governance," katanya sambil menggarisbawahi kemajuan kerja sama lainnya termasuk pertahanan RI-AS.

Baca juga: Bangun Citra Positif Indonesia, ISEI Gandeng KBRI

Randall G Schriver, Wakil Menteri Pertahanan AS untuk Urusan Keamanan Indo-Pasifik, mewakili Menhan Mark Esper, menyatakan bahwa antara Indonesia dan AS memiliki hubungan keamanan yang kokoh.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X